riau24 Harumkan Nama Kuansing, Gadis Ini Diundang ke Acara Talk Show Kick Andy | Berita Riau
Senin, 05 Desember 2016

Atlet Riau

Harumkan Nama Kuansing, Gadis Ini Diundang ke Acara Talk Show Kick Andy

0
Harumkan Nama Kuansing, Gadis Ini Diundang ke Acara Talk Show Kick Andy
Berita Riau -  Harumkan Nama Kuansing, Gadis Ini Diundang ke Acara Talk Show Kick Andy
Kuansing, Riau24.com - Salah satu atlet National Paralympic Comitte (NPC) Indonesia yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi diundang menjadi tamu pada acara talkshow Kick Andy.

Diundangnya Leli, atlet asal Negeri Seribu Suluk ini karena ia dianggap telah berhasil 
mengharumkan nama baik daerah sebagai pemain tenis meja.

"Leli merupakan gadis remaja, yang memiliki keterbatasan fisik, karena sewaktu kecil ia pernah tertimpa pohon," ungkap Sekretaris NPC Kuantan Singingi Kasmalinda ketika dihubungi Riau24.com.

Menurutnya, walaupun mengalami cacat fisik dengan hanya berbekal satu kaki dan tangan, namun semangat hidup Leli sangatlah luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan mengikuti setiap pertandingan, dan bisa dipastikan ia akan meraih gelar juara.

Baca Juga :
Akhirnya, Ketuk Palu DPRD Pertanda RAPBD-P 2016 dan OPD Sah Jadi Perda


"Sebagai anak desa tentunya kami sangat bangga atas prestasi yang ditoreh Leli. Kesuksesannya tersebut tidak terlepas dari bimbingan pelatihnya Fauzi Subarlin yang tidak pernah berhenti memberikan motivasi dan semua pihak yang berada di lingkungannya. Seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing sangat bangga atas prestasi itu," paparnya.

Dijelaskannya, Leli yang berasal dari Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik, merupakan salah satu atlet binaan dan dijadwalkan masuk dalam acara Kick Andi pada Minggu (20/11) di Jakarta, diperkirakan penayangannya pada jadwal tunda.

Leli merupakan gadis remaja yang memiliki keterbatasan fisik di kaki dan tangan, bukan sejak lahir, tapi karena musibah yang dialami empat belas tahun lalu, Leli yang kini duduk di bangku SMA kelas 3 tersebut hanya memanfatkan satu kaki.

"Saat Leli umur empat tahun ketimpa pohon kelapa," tuturnya.

Atlet tenis meja ini menceritakan kronologis kejadian saat ia mengalami kejadian yang membuat ia mengalami cacat permanen tersebut.

"Pada saat itu saya sedang pulang dari mengambil rapor sekolah bersama orang tuanya, lalu di jalan tiba-tiba ada pohon tumbang. Saat kejadian yang menimpa 
tiga orang tersebut, satu meninggal di tempat, satu selamat dan satu lagi, saya yang akhirnya mengalami cacat permanen seperti ini," urainya.

"Saya berharap kepada pemerintah, agar kedepannya memperhatikan NPC Kuansing, agar mampu mencetak atlit parlympic yang berprestasi, karena saat ini calon atlit penyandang difabel sangat banyak," harap  Kasmalinda.   (***)





R24/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam