riau24 Tolak Tim Penilai, Pihak Managemen PT. Cerenti Subur Dinilai Arogan | Berita Riau
Minggu, 11 Desember 2016

Perusahaan Sawit

Tolak Tim Penilai, Pihak Managemen PT. Cerenti Subur Dinilai Arogan

0
Tolak Tim Penilai, Pihak Managemen PT. Cerenti Subur Dinilai Arogan
Berita Riau -  Tolak Tim Penilai, Pihak Managemen PT. Cerenti Subur Dinilai Arogan
Kuansing, Riau24.com - Sebuah anak perusahaan besar PT. Duta Palma Nusantara (group DPN) yakni PT. Cerenti Subur, yang memiliki kebun di kecamatan Cerenti menolak mentah-mentah ketika didatangi tim penilai usaha perkebunan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Kuantan Singingi.

Padahal tim penilai Disbun Kuansing datang ke perusahaan PT. Cerenti Subur tersebut untuk melakukan penilaian dalam bidang perkebunan sesuai PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR: 07/Permentan/OT.140/2/2009 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN USAHA PERKEBUNAN.

Tim penilai Disbun Kuansing sebelumnya telah melakukan penilaian terhadap 12 perusahaan yang memiliki usaha perkebunan di Kuansing.


Baca Juga :
Usul Gunakan Bankeu, Masyarakat Kuansing Butuh Tujuh Jembatan Gantung

"Seluruh perusahaan di Kuansing tersebut berhasil dilakukan penilaian, dan hanya PT. CS (Cerenti Subur) yang menolak untuk dinilai, padahal quisioneer penilaian telah diberikan pada bulan Juli 2016 lalu," ungkap Sekretaris Disbun Kuansing yang juga Ketua Tim Penilai Usaha Perkebunan, Miswadi, SP, MP.
 

Menurutnya, Pihak management perusahaan menolak dan tidak satu orang pun yang mau melayani tim penilai yang datang tiga orang yakni Ahmustari (kabid disbun), Andri Yama Putra, S. Hut, M. Si (anggota),
Bustari (anggota).

Sehingga dengan tidak dilakukan penilaian terhadap 
usaha perkebunan PT. Cerenti Subur tersebut, maka tim penilai memberi nilai lima (E), sehingga bagi perusahaan usaha perkebunan yang memperoleh nilai E, izin usaha perkebunannya bisa dicabut. Hal ini telah sesuai dengan Pasal 26 ayat 2 yang menjelaskan apabila perusahaan perkebunan yang ditetapkan dalam kelas E dalam jangka waktu peringatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (3) belum dapat melaksanakan saran tindak lanjut, izin usaha perkebunannya akan dicabut.

Oleh karena itu,  pihaknya sangat menyesalkan pihak management yang menolak tim penilai usaha perkebunan Kuansing untuk melakukan penilaian perusahaan tersebut.
"Kami sangat menyesalkan pihak management perusahaan yang tidak mau melayani 
tim penilaian yang datang ke perusahaan tersebut, dan ini merupakan kejadian yang sungguh luar biasa," tukasnya.    (***)

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam