riau24 Kelanjutan Hutang Main Stadion, Tunggu Fatwa MA | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

DPRD Riau

Kelanjutan Hutang Main Stadion, Tunggu Fatwa MA

0
Main Stadion Riau
Berita Riau -  Kelanjutan Hutang Main Stadion, Tunggu Fatwa MA
Pekanbaru, Riau24.com-Sekretaris Pemerintah Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengaku di APBD 2017 ini, pembayaran hutang Main Stadion tidak bisa dianggarkan. Adapun alasannya menurut dia dikarenakan proses administrasi pada pelaksaan pembangunan tahun lalu itu tidak sesuai dengan aspek hukum.

"Selain aspek hukum, juga dikuatkan dengan fatwa Mahkamah Agung (MA) yang mengatakan apakah pemprov harus membayarkan itu, jika proses yang lama tidak bermasalah,"katanya Jumat (25/11/16).

Maka dari itu katanya saat ini kejelasan status pembayaran hutang Main Stadion masih dalam proses mediasi yang difasilitator dan di mediator oleh Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun)

"Kita ingin pembayaran hutang stadion ini clean dan clear. Maka dari itu kita minta fatwa MA apakah proses administratif yang lalu sudah sesuai hukum, atau tidak, jika aspek hukumnya tidak masalah maka sepantasnya kita bayar dan yang membayar tidak mutlak pemprov saja tapi juga DPRD "paparnya.

Sementara itu, wakil ketua DPRD Riau Nowiwaldy Jusman mengatakan bahwa pembayaran main stadion tetap dilanjutkan tapi apabila sudah ada kepastian hukum tertulis yang dilakukan oleh Jamdatun.

"Dalam pertemuan kami kemarin itu di Jakarta, sepakat bahwa pembayaran hutang Main Stadion jika sudah ada hukum tertulis dari Jamdatun,"sebutnya.

Dia juga menjelaskan bahwa tidak adanya payung hukum dalam pembangunan itu lantaran bukan terjadi pada Adhi Karya tapi pada pemerintahaan saat itu. Dimana proses penganggaran dan pelaksanaan APBD yang tidak dipatuhi pemprov, jadi tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan keuangan negara UU 17 th 2003, permendagri 13 dan perubahannya Perpres 54.

Sementara itu, M Adil salah satu anggota DPRD Riau pengusul hak angket mengatakan hal yang sama, bahwa proses pembayaran hutang main stadion tetap dilanjutkan, meski belum dipastikan kapan akan dilakukan paripurna hak angket pembayaran hutang ini.

"Memang sebelumnya kita minta di agendakan rapat paripurna tentang pembayaran hutang eskalasi Main Stadion ini lantaran belum clear. Tapi saat ini, tidak bisa lantaran kita mendahulukan kepentingan rakyat yaitu pembahasan APBD 2107, ketimbang ini,"katanya sembari menyebutkan pokok-pokok fikiran tidak masuk dalam pembahasan APBD.

Namun meskipun demikian, pembayaran hutang eskalasi ini katanya akan tetap lanjut, dan tidak ada mengulang dari awal lagi. (***).

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam