riau24 Polusi Udara Menyebabkan 467.000 Kematian Dini di Eropa | Berita Riau
Kamis, 08 Desember 2016

Internasional

Polusi Udara Menyebabkan 467.000 Kematian Dini di Eropa

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Polusi Udara Menyebabkan 467.000 Kematian Dini di Eropa
Riau24.com- European Environment Agency (EEA) menyebutkan polusi udara yang terjadi di Eropa menyebabkan kematian dini sekitar 467.000 jiwa setiap tahun. Masyarakat di daerah perkotaan disebut sangat beresiko, dengan sekitar 85% terkena partikulat (PM2.5) pada tingkat yang dianggap berbahaya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
 
Partikel-partikel ini terlalu halus, tetapi memiliki dampak yang menghancurkan.
PM2.5 dapat menyebabkan atau memperburuk penyakit jantung, asma dan kanker paru-paru.
 
Seberapa besar masalahnya?
 
Ini sangat buruk. Dalam Uni Eropa (EU), lebih dari 430.000 orang meninggal akibat PM2.5 pada 2013. Sesuai dengan kualitas udara EEA di Eropa - 2.016 laporan, nitrogen gas beracun dioksida (NO2) - dikeluarkan oleh kendaraan dan boiler pemanas sentral - memiliki dampak setara dengan 71.000 kematian prematur per tahun.
 
Lapisan ozon tanah (O3) juga membunuh orang diperkirakan 17.000 setiap tahun di Uni Eropa. Tidak seperti lapisan ozon pelindung di stratosfer, tingkat ozon tanah berbahaya, terbentuk ketika emisi seperti NO2 bereaksi dengan polutan lain dan "masak" di panas sinar matahari.
 
 
Adapun negara Eropa dengan tingkat terburuk dari PM2.5 adalah Bulgaria, Polandia dan Republik Ceko. Negara-negara seperti Polandia dimana batubara merupakan sumber utama dari produksi listrik cenderung peringkat di bawah rata-rata kualitas udara, begitu menurut EEA.
 
Pada tahun 2013, Bulgaria empat dari lima kota-kota Eropa terburuk untuk partikulat tinggi. Biaya untuk kesehatan dari pembangkit listrik batubara di dalam negeri diperkirakan hingga € 4,6 miliar ($ 4,8 milyar; £ 3,9 miliar) per tahun.
Di Inggris, polusi udara secara keseluruhan biaya ekonomi lebih dari £ 20 milyar per tahun hanya di bawah 16% dari tahunan £ 116bn anggaran NHS ini.
 
 
Secara teknis, kualitas udara Eropa benar-benar ditingkatkan antara tahun 2000 dan 2014. Tingkat PM10 polutan partikel kecil lain jatuh 75% dari lokasi yang dipantau EEA ini. konsentrasi PM2.5 juga turun rata-rata antara tahun 2006 dan 2014.
 
Tapi Direktur Eksekutif  EEA Hans Bruyninckx mengatakan "kerusakan tidak dapat diterima terhadap kesehatan manusia dan lingkungan" masih marak.
 
Menurut Royal Colleges of Physicians dan Pediatri dan Kesehatan Anak, polusi udara luar ruangan berkontribusi terhadap sekitar 40.000 kematian dini selama setahun di Inggris. (***)

R24/Nof/bbc 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam