riau24 Mahasiswa Lakukan Kegiatan Sosialisasi Lavitrap dan Buka Kotak Amal Peduli Rohingya | Berita Riau
Kamis, 08 Desember 2016

Pekanbaru

Mahasiswa Lakukan Kegiatan Sosialisasi Lavitrap dan Buka Kotak Amal Peduli Rohingya

0
Mahasiswa Lakukan Kegiatan Sosialisasi Lavitrap dan Buka Kotak Amal Peduli Rohingya
Berita Riau -  Mahasiswa Lakukan Kegiatan Sosialisasi Lavitrap dan Buka Kotak Amal Peduli Rohingya
Riau24.com- Akademi Kebidanan Helvetia Pekanbaru berkerjasama dengan IPM-KesRi dan Komunitas Awan Putih, Melakukan Aksi Sosialisasi Lavitrap serta membagikannya kemasyarakat dan membuka kotak amal peduli Rohingya.


Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akbid Helvetia, Radiatul Mardiyah mengatakan, penggalangan dana 1 juta koin untuk Rohingya ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada rakyat Rohingya yang membutuhkan.


"Saya ucapkan beribu terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah mau menyisihkan sedikit dari uangnya untuk Rohingya. Semoga uang yang diberikan tersebut menjadi berkah bagi yang mamberi dan menjadi sangat bermanfaat bagi rakyat rohingya," ungkapnya.


Aksi sosialisasi ini berhasil mengumpulkan dana sekita Rp6.979.000,00. "Dana ini akan kami salurkan kepada yang berhak menerimanya," kata Mardiyah.


Selain itu, Akbid Helvetia, IPM-KesRi dan Komunitas Awan Putih juga melakukan kegiatan sosialisasi cara membuat lavitrap dan membagikannya kepada masyarakat. Hal ini dilakukan mengingat saat ini Riau khususnya Pekanbaru telah memasuki musim penghujan yang menyebabkan banyaknya nyamuk untuk bersarang mencari tempat.


Pembagian larvitrap ini tidak hanya Cuma-cuma, masyarakat ditawarkan untuk membeli sukarela larvitrap tersebut dan uang hasil penjualannya tersebut digunakan untuk sumbangan kepada rakyat Rohingya.


Lavitrap ini adalah alat yang dipakai utk mematikan ataupun menghentikan siklus hidup nyamuk. Lavitrap aman dan praktis bagi masyarakat kota Pekanbaru,karna cara pembuatan dan pengguaannya yang mudah.


Aksi ini dilakukan di dua titik yaitu CFD dan Lampu merah Arengka. Aksi ini dilakukan untuk peduli terhadap masyarakat kota pekanbaru akan tingginya angka kejadia DBD serta peduli Rohingya. Ketua umum IPM-KesRi Muhammad Zuhri mengatakan bahwa.


"Kami mahasiswa melakukan aksi ini utk membantu menurunkan tingginya angka kejadian DBD di pekanbaru dan peduli terhadap sesama muslim, semoga dengan diadaknnya Aksi ini maraknya kejadian DBD berkurang dan saudara kita yg muslim disana pun terbantu," sebutnya lagi.


Aksi sosialisasi ini pun akan berlanjut minggu depan sebagai acara puncak dan mendemonstrasikan cara pembuatan lavitrap.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam