riau24 Dispenda Turunkan Petugas Selidiki Pungli di Novotel | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Pekanbaru

Dispenda Turunkan Petugas Selidiki Pungli di Novotel

0
Dispenda Turunkan Petugas ke Novotel
Berita Riau -  Dispenda Turunkan Petugas Selidiki  Pungli di Novotel
Riau24.com- Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan, ia telah menurunkan petugas untuk memastikan adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh Hotel Novotel, Pekanbaru.


"Kami akan tanyakan ke mereka denda ini mereka berlakukan apa dasarnya, mereka tidak bisa seenaknya, harus izin Walikota dulu," ujar Azharisman Rozie yang kerap disapa Rozie ini, Selasa (29/11/2016).


Rozie menyayangkan kejadian ini, sebab setiap pungutan pajak parkir harus sesuai dengan aturan yang ada.


"Mereka tidak bisa seenaknya menetapkan tarif parkir sendiri, termasuk denda tiket hilang, itu dasarnya apa," kesalnya.


Sebelumnya, saat dikonfirmasi kepada pihak manajemen Novotel, Debby mengungkapkan pihaknya akan melakukan investigasi terlebih dulu terhadap tudingan ini. "Perihal parkir, kami akan coba investigasi dulu ke pihak pengelola parkirnya," ujar Debby melalui pesan elektronik.


Debby menyebut, urusan parkir di Novotel diberikan pada pihak ketiga yakni vendor yang dipercaya untuk mengelola parkir di Novotel.


"Urusan parkir di Novotel kebetulan vendor pihak ketiga yang dipercaya untuk mengelolanya. Kalau sudah ada klarifikasi dari perwakilan tersebut, kami akan konfirmasi balik," sebutnya.


Ditanyai mengenai koordinasi pihak manajemen Novotel dan vendor pihak ketiga, Debby mengatakan pihaknya perlu melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan divisi terkait.


"Kontrak kerjasama pastinya ada, makanya saya perlu mengacu ke divisi terkait yg lebih mengetahui detailnya," terangnya.


Seperti diketahui, Warga Pandau Permai, Kampar, Rozita geram ulah petugas parkir hotel berbintang empat Novotel. Hanya gara-gara menghilangkan tiket parkir, Rozita diwajibkan membayar denda hingga Rp30 ribu.

 
Rozita yang juga Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Riau ini, menuding telah terjadi praktek pungli di hotel yang beralamat di Jalan Riau, Pekanbaru. Tentunya bertolak belakang dengan program sapu bersih pungli yang saat ini gencar digalakan pemerintah.

"Aturan mana yang mereka pakai, sampai harus bayar denda Rp30 ribu," ujar Rozita, dengan nada geram, kepada wartawan.

 
R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam