riau24 Hasilkan Cinderamata Lapas Pasirpengaraian Layak Dipasarkan | Berita Riau
Sabtu, 10 Desember 2016

Warga Binaan

Hasilkan Cinderamata Lapas Pasirpengaraian Layak Dipasarkan

0
Hasilkan Cinderamata Lapas Pasirpengaraian Layak Dipasarkan
Berita Riau -  Hasilkan Cinderamata Lapas Pasirpengaraian Layak Dipasarkan
Rohul, Riau24.comWarga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tetap bisa berkarya dari balik jeruji.

Beraneka kerajinan dihasilkan warga binaan, seperti plakat dan meja dari kayu sungkai, batok kelapa yang disulap jadi kerajinan atau handicraft layak jual, seperti asbak, cangkir serta sendok hias, dan lainnya.

Dikatakan Kepala Lapas Klas II B Pasirpengaraian, Mishbahuddin Sahaz, Plakat dari kayu sungkai sengaja dibuat seperti peta Kabupaten Rohul.

Baca Juga :
Pemkab Rohul Tunda Pengusulan KUA-PPAS 2017


Rencananya, puluhan plakat yang sudah setengah jadi tersebut akan ditawarkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul sebagai cinderamata saat ada kunjungan pejabat dari daerah lain.

Adalagi kerajinan miniatur perahu dari koran bekas, miniatur motor Harley Davidson dan ular naga dari bahan serbuk kayu, beragam jenis gantungan kunci, sampai jala ikan ada di Lapas Klas II Pasirpengaraian.

"Dari bengkel kerja inilah, warga binaan membuat beragam handicraft dari barang bekas dan mudah ditemukan. Sayangnya, mereka kesulitan untuk sistem pemasaran," tuturnya saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (30/11/16).

Karena terkendala pemasaran, pihak Lapas punya cara lain. Produksi berbagai kerajinan warga binaan dipajang di sebuah tempat kecil diberi nama "Galery Pemasyarakatan" di ruang kunjungan.
Namun demikian cara promosi ini belum banyak membantu.


                      

"Promosi kita masih dari dalam, dari keluarga warga binaan dulu. Ada rencana mau buat galery di depan Lapas, sehingga pengunjung atau masyarakat umum bisa bebas melihatnya," jelasnya.

Mishbahuddin mengharapkan Pemkab Rohul atau pihak lain ikut membantu promosikan kerajinan warga binaan Lapas Klas II B Pasirpengaraian.

Di Bengkel Kerja, seorang narapida yang sedang membuat asbak dari batok kelapa mengatakan, untuk membuat asbak tidak membutuhkan waktu lama, selama bahan baku mencukupi.

"Kalau cukup bahannya cepat buatnya bang,"kata warga binaan Lapas Pasirpengaraian dengan riang.(***)




R24/ags 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam