riau24 Aksi Super Damai Jilid III, GMFI Inhil Tuntut Penjarakan Ahok | Berita Riau
Minggu, 04 Desember 2016

Aksi Super Damai Jilid III

Aksi Super Damai Jilid III, GMFI Inhil Tuntut Penjarakan Ahok

0
Aksi Super Damai Jilid III, GMFI Inhil Tuntut Penjarakan Ahok
Berita Riau -  Aksi Super Damai Jilid III, GMFI Inhil Tuntut Penjarakan Ahok
Indragiri Hilir, Riau24.comGerakan Masyarakat Pengawal Fatwal MUI (GMFI) Kabupaten Indragiri Hilir mengelar aksi super damai dengan tuntutan, Penjarakan Ahok dan Tegakkan keadilan dalam rakyat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jumat (2/12/2016).

Aksi super damai Jilid III yang dilakukan oleh gabungan organisasi yang ada di Kabupaten Inhil diantaranya, LKBH, KAHMI, FPI, FMI, Pejuang Subuh Inhil. SATMA PP, Majelis Taklim Darul Habaif Tembilahan, BEM Unisi, DPM Unisi, Ika alumni Unisi, Yayasan Insan Mulia, Majelis Taklim Nurul Taqwa, LPI Inhil, STAI Tembilahan dan Akbid Husada Gemilang. puluhan orang tersebut bergerak dari Mapolres Inhil menuju Kejaksaan Negeri Inhil untuk menyampaikan orasinya.

Baca Juga : Mandi Safar Tradisi Unik Masyarakat Teluk Pinang
 

Dalam orasinya di Kejakasaan Negeri Inhil, peserta aksi super damai 212 yang dikawal ketat oleh pihak kepolisian tersebut menyampaikan tuntutannya agar Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok di tahan atas perbuatannya menistakan agama Islam, Bedasarkan Undang- undang 1945 Pasal 27 Ayat 1.

"Segala warga negera bersamaan kedudukannya di mata hukum dan pemerintah wajib menjujung hukum dan pemerintah itu dengan tidak ada kecualiannya, karena itu tidak ada pembedaan dalam proses hukum bagi mereka yang melanggar hukum di Indonesia termasuk Ahok yang menistakan agama, harus diproses sesuai hukum," teriak peserta aksi super damai yang tergabung GMFI Inhil.

Baca Juga : Ribuan Masyarakat Inhil Akan Terima Bantuan Tahap III
 

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Inhil, Lulus Mustofa yang menerima para peserta aksi super damai Jilid III mengatakan pihaknya akan menerima aapirasi yang disampaikan masyarakat dalam aksi damai tersebut. Yang nantinya akan ditindak lanjuti kepimpinan.

"Akan kami tidak lanjuti ke pimpinan kejaksaan agung," katanya di hadapan peserta aksi.

Dan ia berharap agar masyarakat Indonesia untuk saling bersatu, dan jangan sampai terpecah belah apalagi indonesia termasuk negara yang cukup luas dan keanekaragaman berbagai suku dan agama.


R24/rgo 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam