riau24 Marak Penjualan Mobil Bekas Bodong, Begini Cara Bedakan STNK Asli dan Palsu | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Marak Penjualan Mobil Bekas Bodong, Begini Cara Bedakan STNK Asli dan Palsu

0
Foto: Rengga Sancaya
Berita Riau -  Marak Penjualan Mobil Bekas Bodong, Begini Cara Bedakan STNK Asli dan Palsu

Jakarta-Riau24.com - Berhati-hatilah ketika membeli kendaraan bekas karena saat ini marak penjualan mobil bekas oleh sindikat curanmor dengan menggunakan STNK dan BPKB palsu.

"Jangan karena tergiur dengan harga yang lebih miring, kemudian tidak teliti dalam membeli," imbau Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso kepada detikcom, Senin (14/9/2015).

Menurut dia, ada berapa hal untuk kewaspadaan masyarakat dalam membeli mobil atau pun motor bekas. Di antaranya, dengan melakukan cek fisik terhadap kendaraan yang akan dijual terlebih dahulu.

"Bawa ke Samsat kendaraan yang akan dibeli untuk dicek fisik. Kalau penjual tidak mau kendaraannya dibawa ke Samsat, ya patut diduga, tidak usah dibeli kalau begitu. Kalau mereka mendapatkannya secara resmi, pasti mau lah dibawa cek fisik," jelasnya.

Hanya dengan memeriksa fisik STNK dan PBKB yang diduga palsu memang tidaklah mudah. Sebab, STNK dan BPKB palsu sangat mirip sehingga sangat sulit dibedakan.

Tetapi, jika Anda mau melakukan pemeriksaan terhadap fisik STNK dan BPKB, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

"Kalau masyarakat mau membedakan, bandingkan saja dengan STNK asli yang mereka miliki. Akan terlihat perbandingannya, di antaranya hologram yang palsu itu lebih kecil dari hologram asli yang dikeluarkan Samsat," imbuhnya.

"Terus dari posisi-posisinya terkadang tidak simetris, kolomnya lebih sempit, tanda tangannya juga beda. Dari kertasnya juga agak lebih halus, licin dan mengkilat. Tapi kalau berdiri sendiri nyaris sama," tambahnya.

Jika setelah dibandingkan terdapat kecurigaan, bawalah kendaraan ke Samsat.

Secara terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursin mempersilakan masyarakat yang ingin melakukan cek fisik untuk kendaraan yang akan dibeli, di Samsat terdekat. "Silakan saja datang, gratis. Mau dicek dulu ke loket STNK dan BPKB-nya juga boleh," terang Risyapudin.

Seperti diketahui, Resmob Polda Metro Jaya menangkap sindikat pencurian mobil Bekasi di kawasan Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Sindikat ini juga menyiapkan STNK dan BPKB palsu untuk kendaraan hasil curian yang dijual kembali ke masyarakat.

R24/detik/ 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru