riau24 Petani Sawah Tadah Hujan di Kuansing Tunda Tanam Padi | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Petani Sawah Tadah Hujan di Kuansing Tunda Tanam Padi

0
Kondisi lahan persawahan di Kuansing alami kekeringan
Berita Riau -  Petani Sawah Tadah Hujan di Kuansing Tunda Tanam Padi
Kuansing-Riau24.com-Sejumlah petani lahan sawah tadah hujan di Kabupaten Kuantan Singingi memasuki musim tanam besar pada bulan September saat ini mengalami kesulitan untuk melakukan penggarapan lahan dan penanaman padi. Hal itu disebabkan karena lahan mengalami kekurangan pasokan air.

“Saat ini petani sudah mulai memasuki musim tanam, namun untuk petani yang jauh dari saluran irigasi mengalami kesulitan untuk penggarapan dan penanaman, karena kekurangan pasokan air. Petani yang kekurangan pasokan air terpaksa melakukan penundaan masa tanam hingga hujan turun,” jelas Jon (44) petani asal Desa Luai Kecamatan Kuantan Mudik.

Sementara menurut Firman, sejak 15 hari terakhir wilayah Kuantan Mudik dan sekitarnya belum diguyur hujan, sehingga menyebabkan lahan sawah petani mengalami kekeringan dan tidak mendapatkan pasokan air yang cukup. Kondisi tersebut tentu saja membuat petani was-was mengingat bibit padi yang sudah ditebar sudah siap untuk ditanam.

“Petani terpaksa harus menunggu bahkan hingga bibit padi mereka menjadi besar, tidak ada yang bisa dilakukan petani jika lahan sawah mengalami kekeringan. Petani biasanya akan segera melakukan penanaman setelah hujan turun. Namun sejak agustus hingga kini hujan tak kunjung turun,” paparnya.

Menurut Firman, meskipun saluran irigasi tersedia dan air dari danau Kebun Nopi tersedia, namun karena bendungan itu bocor sejak tahun lalu, tentu tidak bisa mengairi air karena belum juga kunjung diperbaiki,

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kuantan Singingi Ir. H. maisir melalui Kepala Bidang Perlindungan Tanaman Penyuluh (Perlintan-Luh) Deflides Gusni, SP ketika dikonfirmasi mengatakan, Untuk musim tanam tahun ini terpaksa harus ditunda karena terjadi musim kemarau dan pasokan air juga tidak ada, sehingga petani kesulitan untuk melakukan penggarapan dan penanaman.

Namun jelasnya, menurut laporan BMKG Provinsi Riau, bahwa hujan bakal turun akhir september nanti, sehingga bila hujan turun tentu petani telah bisa menggarap dan mengolah lahan seperti biasanya.

"Kita harus bersabar dulu, karena hujan belum turun, jika dipaksakan terus untuk mengolah lahan yang kering tentu akan merasa kesulitan dan apalagi untuk penyemaian padi," tukasnya. R24/mrd/replizar
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru