riau24 Benua Australia Terus Mendekati Indonesia, Inilah Kondisi Indonesia di Masa yang Akan Datang | Berita Riau
Kamis, 30 Maret 2017

Teknologi

Benua Australia Terus Mendekati Indonesia, Inilah Kondisi Indonesia di Masa yang Akan Datang

0
Benua Australia Terus Mendekati Indonesia, Inilah Kondisi Indonesia di Masa yang Akan Datang
Berita Riau -  Benua Australia Terus Mendekati Indonesia, Inilah Kondisi Indonesia di Masa yang Akan Datang
Jakarta, Riau24.com - Benua Australia terletak tepat di bawah Indonesia. Menurut sejumlah penelitan dan ilmuwan, benua asal Kangguru ini terus menerus bergerak setiap tahunnya mendekati Indonesia. Hal ini diperkirakan akibat pergeseran tanah.

Pergerakan tanah memang bukanlah hal baru dalam ilmu geografi, dan pergerakan antara lempengan didalam tanah inilah salah satu penyebab gempa bumi dan gunung meletus terjadi.

Namun bagaimana bila pergerakan ini membuat dua benua dan dua negara saking mendekat? Hal itulah yang tengah terjadi pada benua Australia yang terus bergerak setiap tahunnya mendekati bagian selatan Indonesia.

Bahkan, pergerakan lempeng Bumi ini membuat Negeri Kanguru ini bergeser 7 sentimeter ke arah utara tiap tahunnya. Kecepatan pergerakan lempengan ini menjadikan Australia sebagai benua yang bergeser tercepat di planet ini.

Sebagaimana dikutip dari laman ABC News, Australia yang memang berada di atas lempeng tektonik memiliki pergerakan paling cepat dan bertumbukan dengan Lempeng Pasifik yang setiap tahun bergerak 11 sentimeter. Semua pergerakan tersebut dapat menimbulkan ketegangan yang pada akhirnya menyebabkan gempa bumi, tetapi hasil yang paling cepat adalah, pergerakan itu membuat seluruh daratan Australia lebih dekat ke khatulistiwa dari tahun ke tahun.

Dan salah satu akibat yang ditimbulkan dari pergeseran ini adalag gempa berkekuatan 8,1 yang sempat melanda utara Pulau Macquarie pada tanggal 23 Desember tahun 2004.

Koordinat detail yang disediakan oleh pemerintah Australia terakhir kali diperbarui oleh badan nasional yang disebut Geocentric Datum of Australia (GDA) pada 1994. Sejak saat itu, atau setelah 22 tahun diketahui benua telah berpindah lebih dari 1,5 meter menuju utara atau mendekati wilayah Indonesia.

Perbedaan yang timbul akibat pergeseran 1,5 meter ini mungkin bukan hal signifikan bagi mereka yang hanya menggunakan Google Maps untuk mengetahui rute tercepat untuk mencapai rumah, atau tempat lainnya, karena tingkat keakuratan teknologi GPS dalam smartphone baru berkisar 5-10 meter.

Namun hal itu akan menjadi masalah besar bagi teknologi yang bergantung pada GPS dengan data akurat seperti halnya mobil tanpa pengemudi.

“Pada mobil tanpa pengemudi, perbedaan 1,5 meter akan berpengaruh apakah mobil itu akan berada di tengah jalan, atau di jalur lain.” Ujar Dan Jaksa dari Geoscience Australia, seperti dikutip dari ABC News.

Hal ini juga mengakibatkan para ilmuwan Australia harus kembali menghitung posisi Garis Bujur dan Garis Lintang negara mereka. Penghitungan titik koordinat itu akan meningkatkan akurasi semua informasi spasial di seluruh Australia untuk berbagai layanan termasuk transportasi, navigasi pribadi, dan survei. 

Namun yang mengerikan diantara semuanya itu, disebut-sebut pada 50 juta tahun yang akan datang – berdasarkan perhitungan model – benua Australia akan menabrak Asia. Dan ketika hal itu terjadi, anda bisa berjalan kaki ke Australia, tetapi itu berarti peta wilayah Indonesia yang saat ini akan hilang ditelan bumi.

Setelah itu pada 150 juta tahun yang akan datang, ketika pergerakan lempeng bumi terus berlangsung maka Samudera Atlantik akan mulai tertutup dan terkungkung diantara benua-benua besar.  Nah pada saat itu maka daerah pusat gempa akan beralih ke negara Amerika, karena akan terbentuk zona penunjaman sepanjang Amerika Utara.

Akhirnya pada 250 juta tahun yang akan datang, terbentuklah Pangea Ultima.  Dan wilayah negara Indonesia entah ada dimana saat itu.    (***)




R24/dev

 

 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam