riau24 Ternyata Jutaan Tahun Lalu, Bumi Dikelilingi Banyak Bulan | Berita Riau
Rabu, 22 Februari 2017

Teknologi

Ternyata Jutaan Tahun Lalu, Bumi Dikelilingi Banyak Bulan

0
Ternyata Jutaan Tahun Lalu, Bumi Dikelilingi Banyak Bulan
Berita Riau -  Ternyata Jutaan Tahun Lalu, Bumi Dikelilingi Banyak Bulan
Pekanbaru, Riau24.com -  Selama ini kita melihat Bulan pada malam hari. Dan kita percaya bahwa Bulan adalah salah satu yang mengitari Bumi. Tapi ternyata, dari hasil kesimpulan riset terbaru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Israel, pada  jutaan tahun silam, Bumi pernah punya lebih dari satu bulan.

"Model kami menunjukkan bahwa Bumi purba pernah memiliki serangkaian bulan. Masing-masing bulan itu terbentuk dari benturan-benturan dengan proto Bumi (planet Bumi pada awal pembentukannya)," kata Hagai Perets dari Technion. 

Sebelumnya teori tentang bulan yang terbentuk ketika Bumi bertabrakan dengan sebuah planet kecil pernah mengemuka dalam dunia penelitian. Namun teori baru yang dihasilkan para peneliti dari Technion-Israel Institute of Technology dan Weizmann Institute of Science itu membantah teori tersebut. 

Perets mengatakan bahwa bulan-bulan mini (moonlets) itu bertabrakan dengan Bumi, kemudian terpental atau berbenturan satu sama lain, sebelum berubah menjadi bulan-bulan yang berukuran lebih besar.

Sebelum sampai pada teori ini, para ilmuwan Israel ini menggelar 800 simulasi yang menggambarkan tabrakan antara Bumi dengan bulan-bulan mini tadi.

Model baru ini, simpul mereka, sesuai dengan teori yang diterima oleh dunia sains tentang sejarah terbentuknya Bumi. Dalam tahap terakhir pembentukannya, Bumi mengalami sejumlah tabrakan atau benturan dengan benda antariksa lain. Setiap benturan berkontribusi terhadap material proto Bumi, hingga akhirnya Bumi mencapai ukurannya saat ini.

"Kami yakin Bumi pernah punya banyak bulan," jelas Perets.

Ia menjelaskan bahwa bulan-bulan itu tak muncul bersamaan. Sebuah bulan, imbuh dia, sudah mengitari Bumi ketika terjadi benturan lain yang menciptakan bulan-bulan lain.

Gaya tarik-menarik antara Bumi dengan bulan-bulan itu menyebabkan mereka perlahan-lahan bergerak menjauhi Bumi. Bulan kita saat ini juga perlahan-lahan bergerak menjauhi Bumi dengan kecepatan sekitar 1cm per tahun.

Selain itu daya tarik-menarik antara tiap-tiap bulan juga mempengaruhi satu-sama lain, dan pada akhirnya mengubah jalur orbit mereka.

"Alhasil bulan-bulan berukuran kecil bisa saling bertabrakan dan menyatu," kata Rufo, yang memimpin riset ini.

Ia mengatakan bahwa tabrakan demi tabrakan pada akhirnya akan menciptakan sebuah bulan yang lebih besar.

"Itulah bulan yang kita lihat hari ini," ujar Rufo.   (***)




R24/dev 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam