riau24 Polisi Tak Usut Kasus Kebakaran Lahan di Dua Perusahaan | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Hanya Ikut Padamkan Kebakaran Lahan Di Pelalawan

Polisi Tak Usut Kasus Kebakaran Lahan di Dua Perusahaan

0
Aksi pemadaman api di lahan yang terbakar di Pelalawan belum lama ini
Berita Riau -  Polisi Tak Usut Kasus Kebakaran Lahan di Dua Perusahaan
Pelalawan-Riau24.com-Ratusan hektar lahan terbakar di dua perusahaan di Kabupaten Pelalawan terdiri dari 60 hektare lebih Hutan Tanaman Indistri (HTI) milik PT Pusaka Megah Bumi Nusantara (PMBN) di Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Sekijang-Pelalawan terbakar.

Selain itu puluhan hektar kebun sawit terbakar di lokasi perkebunan Sungai Nilo Kecil di areal PT. Adei di kecamatan Pangkalan Kuras sejak seminggu terakhir ini.

Namun anehnya, polisi tidak mengusut kasus lahan terbakar di dua perusahaan tersebut.

Polisi di Pelalawan justru memilih ikut membantu memadamkan lahan terbakar di areal HTI PT. Pusaka Mega Bumi Nusantara  yang terbakar puluhan hektar tersebut. "Puluhan hektar HTI milik perusahaan PMBN terbakar sudah tiga hari sehingga  kita ikut turun tangan melakukan upaya pemadamannya di lapangan," kata mantan Paur Humas  Polres Pelalawan, Ipda Edy Haryanto di lokasi pemadaman, Senin (14/9/2015).

Menurutnya, area lahan HTI tanaman akasia milik perusahaan yang sebagian besar berlahan gambut itu telah terbakar semenjak pada Sabtu (12/9) lalu. "Kami agak mengalami kendala dalam upaya pemadamannya di lapangan disebabkan kondisi areal tanaman kayu akasia di areal perusahaan tersebut rapat mengakibatkan kami tak bisa masuk ke lokasi untuk memadamkannya. Jika kami masuk ke lokasi lahan dikhawatirkan bisa terjebak kobaran api karena kondisi lahan bergambut cukup dalam," terangnya.

Kemudian dari pengakuan Tokoh Pemuda Pelalawan Sinaga kepada Riau24.com Senin pagi (14/9) saat ditemui di Pangkalan Kerinci mengatakan seluas satu blok di kebun sawit PT. Adei diareal Nilo kecil yang berjumlah puluhan hektar juga terbakar baru-baru ini.

”Informasi lahan kebun sawit milik perusahaan terbakar tersebut saya terima dari salah seorang karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Namun tidak ada polisi mengusut kasus lahan terbakar di perushaan tersebut. Tapi kalau masyarakat yang bakar lahan meski pun sedikit luasnya langsung ditangkap dan diproses hukum. Tapi kalau lahan perusahaan yang terbakar tak diusut secara hukum oleh polisi,” tegasnya. R24/mrd/suhemri
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru