riau24 Edward Teach, Bajak Laut Paling Tangguh Yang Tak Mempan Dibunuh | Berita Riau
Kamis, 27 April 2017

TAHUKAH ANDA

Edward Teach, Bajak Laut Paling Tangguh Yang Tak Mempan Dibunuh

0
Edward Teach, Bajak Laut Paling Tangguh Yang Tak Mempan Dibunuh
Berita Riau -  Edward Teach, Bajak Laut Paling Tangguh Yang Tak Mempan Dibunuh
Riau24.com-Bekerja dalam sebuah kapal laut merupakan pekerjaan yang membutuhkan keberanian super dimana harus siap dengan setiap kondisi yang akan menggiringnya ketika telah berada ditengah lautan yang mana bukan merupakan habitatnya jika kemungkinan terburuk terjadi, misalnya kapal karam hingga tenggelam.

Belum lagi dengan ancaman baik laut yang setiap saat bisa menghadang jalan, merampok dengan tidak memedulikan apapun. Diantara bajak laut, ada yang terkenal ganas dan ampuh sehingga tak mempan ketika hendak dibunuh.

Bajak laut asal Inggris yang satu ini memang sangat melegenda. Bahkan ia punya julukan Blackbeard karena janggutnya yang terkenal hitam, panjang, dan amat lebat. Dan dia menjadi bajak laut yang dikenal sangat susah dibunuh. Bikin merinding nggak, tuh? Dia adalah Edward Teach.

Kapan Teach dilahirkan tak ada yang tahu persis. Hanya diperkirakan ia lahir sekitar tahun 1680. Sosok yang memiliki nama asli Drummond ini merupakan orang yang berpendidikan. Dia mengawali karier sebagai kru bajak laut Benjamin Hornigold pada tahun 1716. Keberhasilannya menyerang kapal-kapal di New Providence Karibia membuatnya mendapat imbalan besar. Ia dihadiahi kapal yang diberi nama Queen Anne’s Revenge.

Membentuk Aliansi Bajak Laut Setelah Berpisah dari Hornigold

Queen Anne’s Revenge menjadi kapal milik Teach yang paling terkenal dan melegenda. Lepas berpisah dari Hornigold, ia membentuk aliansi bajak laut. Bersama Stede Bonnet, mantan pegawai militer yang baru saja menjadi bajak laut, Teach melakukan serangkaian penyerangan kapal dagang di Sint Vincent juga Pulau Crab.

Diperkirakan ada 300 kru yang dibawahi oleh Teach. Banyak serangan yang dilakukan kelompoknya, seperti di Sint Eustatius, Pulau Turneffe dan juga Charlseton. Pernah Teach mengajak kapten kapal Adventure, David Harrio untuk bergabung menjadi krunya. Setelah Harrio menerima tawaran tersebut, mereka berhasil merampas kapal Spanyol di Florida juga menyerang 3 kapal dalam pelayaran menuju Charleston. Wilayah perairan Charleston berhasil dikuasai, setiap kapal yang keluar masuk pelabuhan akan diperiksa oleh Teach.

Dikenal sebagai Sosok yang Sangar dan Membuat Nyali Musuhnya Ciut Seketika

Teach dikenal memiliki postur tubuh yang tinggi dengan bahu yang bidang. Ia memiliki rambut hitam yang panjangnya hampir memenuhi seluruh permukaan wajahnya. Penampilan dan pakaiannya pun tak kalah sangar. Pakaian gelap dan topi kerap jadi ciri khas utama di berbagai penampilannya. Saat perang di lautan, ia selalu membawa tali yang diikatkan di bahunya. Tak cuma itu saja, dia juga mempersenjatai dirinya dengan 3 buah pistol dan 2 bilah pedang. Woah, sangar abis!

Ketika bertarung, si Blackbeard ini punya semacam ritual sendiri. Di bawah topinya dipasang sumbu. Sumbu itu akan dinyalakan saat akan bertarung. Tindakan yang sungguh menantang maut sebenarnya. Bisa dibilang hampir semua kapal yang pernah diserang oleh Teach menyerah tanpa melakukan perlawanan. Mungkin penampilannya yang sangar itu juga yang membuat nyali musuh-musuhnya ciut seketika. Namun, di balik penampilannya yang sangar, ia dikenal sebagai bajak laut yang tak akan membunuh orang yang tak bersalah. Untuk mendapat kekuasaannya, ia bisa dibilang jarang menggunakan kekerasan. Tapi jangan coba-coba bermain api dengannya. Siapa yang mencoba membunuhnya akan langsung dihabisi tanpa banyak cincong.

Tewas dalam Duel Sengit

Setelah memperoleh pengampunan dari Gubernur Virginia, Alexander Spotswood, Teach mencoba untuk pensiun. Tapi kemudian ia kembali lagi menjadi bajak laut. Spotswood kemudian mengirimkan utusannya, Letnan Robert Maynard untuk membunuh Teach. Maynard dan Teach kemudian terlibat dalam duel yang begitu sengit di atas dek kapal. Konon kabarnya, jalur pelayaran menuju North Carolina sampai diblokade karena pertempuran sengit tersebut.

Teach dan Maynard berduel dengan menembakkan pistol masing-masing sampai peluru habis. Sempat Teach berlari untuk menghunuskan pedang ke Maynard, sayangnya salah satu pasukan Maynard kemudian berhasil menancapkan kapak di leher belakang Teach. Sudah terluka parah, maut jelas sudah di depan mata. Tapi Teach nyatanya masih berusaha untuk bertarung dengan kondisi tubuhnya yang luka parah. Hingga akhirnya ia pun tewas dikeroyok pasukan Maynard. Inilah akhir dari hidup seorang bajak laut yang sangat ditakuti. Maynard kemudian meletakkan potongan kepala Teach di haluan kapal sebagai peringatan kepada para bajak laut lainnya.

Edward Teach mungkin mati dengan cara sadis, tapi namanya sangat melegenda. Tak hanya ketika zaman keemasan bajak laut bahkan sampai hari ini. Kegigihan dan keberaniannya adalah sesuatu yang bisa kita tiru, walaupun bagaimana juga perompak adalah hal yang tak bisa dijadikan contoh.

R24/ntg

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam