Rabu, 23 April 2014
Firdaus 'Lembaga-lembaga Tidak Boleh Berturut-turut Tiap Tahun Mendapatkan Bansos'
1
(R24/Nof : Firdaus-Wako Pekanbaru)
Firdaus 'Lembaga-lembaga Tidak Boleh Berturut-turut Tiap Tahun Mendapatkan Bansos'
PEKANBARU, (Riau24) ---- Walikota Pekanbaru menyatakan bahwa setiap Lembaga-Lembaga yang mendapatkandana Hibah dan  Bantuan Sosial (Bansos)  tidak boleh secara berturut-turut  tiap tahunnya mendapatkan bantuan. Pernyataan ini disampaikan kepada Riau24.com, kamis (30/5/13) saat acara Penanda Tanganan Kesepakatan Bersama antara Kejati Riau dengan Dispenda Prov. Riau dan Rakor Tim Yustisi dalam Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah Riau di Hotel Arya Duta.

Dalam paparan Wako, jelas bahwa dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No:  32 Tahun 2011 dan perubahan 39 Tahun 2012. Yang mengatur tntang penyaluran bantuan hibah dan bansos

"Penyaluaran untuk pembrian bansos Tidak boleh lagi berturut-turut diberikan kepada lembaga yang  menerimanya  tiap tahun, karena kemaren kami sudah diskuis dengan tim pencegahan korupsi dari kpk" ungkap Walikota Pekanbaru Firdaus,ST.MT

Dijelaskannya lagi, bahwa Wako masih ragu. Karena jika semua lembaga-lembaga diberlakukan seperti ini, tentunya ada lembaga yang kesulitan untuk menjalankan programnya. Dikarenakan lembaga tersebur bergantung kepada dana hibah dan Bansos
 
"Nah, ini yang masih kita ragukan. Seperti lembaga-lembaga semi pemerintah, seperti Majelis Ulama Indonesia, untuk biaya operasionalnya tergantung kepada Bansos, jadi ini tampaknya perlu dikaji lagi" tambahnya.

Lebih jauh, Firdaus menyinggung kepada instansi vertikal, yang selayaknya harus didaftarkan kepusat agar jelas registrasi dan keberadaanya.

"Untuk instansi vertikal, itu harusdidaftarkan dahulu  ke intansi induk atau pusat. Misalkan yang berhubungan dengan Kepolisian, nah, selayaknya harus sudah disetujui  dari Kapolri." Pungkasnya. (Nof)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

AHMAD EFENDI
Minggu, 02 Juni 2013 06:45 wib
WAH RAPAT SAJA DI HOTEL BIAYA SEWA SIAPA YANG NANGGUNG TUH? UANG RAKYAT YANG DIPAKAI YA? GAK SAMA DENGAN JOKOWI. BARU JADI WALIKOTA SUDAH BOROS APALAGI JADI PRESIDEN WWW.BLOGMNC.BLOGSPOT.COM
Nama :
Komentar :
     
riau24_zfkpd_648.jpg
Pajak adalah pungutan paksa yang dilakukan oleh satu pihak, yang merusak transaksi muamalat, dan menambah harga yang tidak ada imbal-baliknya. Pajak adalah riba yang diharamkan dalam Islam.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_6eylt_659.jpg
Tepat di hari Senin, tanggal 21 April 2014, bertepatan dengan peringatan hari Bumi, hotel-hotel yang tergabung dalam grup Accor International serentak menghelat kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com