riau24 Isu Penculikan Anak Hantui Kabupaten Siak, Ini Penjelasan Polres Siak | Berita Riau
Jumat, 21 Juli 2017

Penculikan Anak

Isu Penculikan Anak Hantui Kabupaten Siak, Ini Penjelasan Polres Siak

0
Isu Penculikan Anak Hantui Kabupaten Siak, Ini Penjelasan Polres Siak
Berita Riau -  Isu Penculikan Anak Hantui Kabupaten Siak, Ini Penjelasan Polres Siak
Siak, Riau24.comIsu penculikan anak bikin resah warga Provinsi Riau. Karena menurut isu yang beredar,  organ tubuh anak-anak tersebut diambil untuk diperjualbelikan. Kepolisian di masing-masing kabupaten/kota menyikapi dengan melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak resah.

Isu horor tersebut juga merembet hingga ke Kabupaten Siak. Tak tanggung-tanggung, beredar pula selebaran berlogo Polri, yang menyebutkan kalau penculik sedang ada dalam kampung-kampung dan melakukan penyamaran.
 

Selebaran ini dibantah kepolisian setempat. Dalam akun Instagram resminya, Humas Polres Siak dengan tegas menyebutkan kalau selebaran itu tidak benar alias hoax (baca:hoks). Warga pun diminta untuk tidak resah.
 
Baca Juga :
Inilah Ajian Sakti yang Bisa Membuat Manusia Sekuat Batu 

Kapolres Siak, AKBP Restika P Nainggolan yang diwawancarai Selasa 21 Maret 2017 siang mengimbau agar masyarakat tidak perlu terlalu cemas dalam menanggapi isu tersebut.

"Yang jelas tetap waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap orang tak dikenal. Kalau menemukan hal mencurigakan, agar segera lapor polisi terdekat. Kita minta jangan paranoid, tingkatkan saja pengawasan," tegas dia.

Restika memastikan, hingga saat ini pihaknya belum ada satupun menerima laporan terkait isu tersebut (penculikan anak, red). Parahnya, isu ini sempat merebak di daerah Perawang sehingga membuat masyarakat di sana khawatir.

"Kita sudah intruksikan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi dan menenangkan masyarakat di sana. Apabila memang benar menemukan orang tak dikenal yang mencurigakan, segera saja melapor ke polisi," imbuh dia.

Terkait isu hoax tersebut, Kapolres Siak meminta masyarakatnya untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, walau sejauh ini tidak terbukti kebenarannya.
"Bersikap polisionil bagi diri sendiri, artinya waspada dan cermati lingkungan, bila ada yang ganjil, laporkan ke polisi," sebutnya.

Untuk mencounter isu miring tersebut, Restika sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan sosialisasi.
"Ini bisa kita jadikan pembelajaran dalam mengawasi anak-anak, dan polisi bisa bertindak lebih maksimal," tutupnya.    (***)

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru