riau24 Kemampuan Sepuluh Hacker Ini Membuat Mereka Jadi Orang Paling Berbahaya Sepanjang Masa | Berita Riau
Minggu, 30 April 2017

Teknologi

Kemampuan Sepuluh Hacker Ini Membuat Mereka Jadi Orang Paling Berbahaya Sepanjang Masa

0
Kemampuan Sepuluh Hacker Ini Membuat Mereka Jadi Orang Paling Berbahaya Sepanjang Masa
Berita Riau -  Kemampuan Sepuluh Hacker Ini Membuat Mereka Jadi Orang Paling Berbahaya Sepanjang Masa
Pekanbaru, Riau24.comTerlepas dari aksi dan kemampuan yang dimiliki seorang hacker atau peretas memang membuat kita berdecak kagum.

Peretas memang seorang yang mempunyai keterampilan dan pengetahuan tentang komputer atau jaringan komputer di atas rata-rata. Mereka bisa mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu sistem, sehingga menjadi orang yang ahli dalam bidang penguasaan sistem, komputer atau jaringan komputer.

Inilah hacker yang paling berbahaya sepanjang masa, 

1. Julian Assange

Julian Assange adalah seorang penerbit, peretas (hacker), dan aktivis Internet. Namanya menjadi sorotan dunia karena situs yang dibuatnya, Wikileaks yang mengungkapkan dokumen-dokumen rahasia negara dan perusahaan kepada publik.

Pada tahun 1987, saat berusia 16 tahun, Julian memulai karirnya di bidang hacker komputer. Ia memakai nama sandi "Mendax". Bersama dua rekan lain, ia mendirikan sebuah kelompok bernama Internasional Subversives. Julian dan teman-temannya bukanlah perusak program atau situs. Mereka mencuri data-data yang bersifat 'rahasia' dari situs tersebut dan membagikannya kepada umum.

Akhirnya mereka mendirikan Wikileaks. Tujuan awal situs ini adalah membongkar kelakuan perusahaan yang dinilai tidak etis, dan membantu pemberantasan korupsi di lembaga publik. Motto Wikileaks cukup mulia, yakni transparansi/keterbukaan. Transparansi menciptakan kehidupan lebih baik bagi semua masyarakat. Pengawasan yang baik akan mengurangi korupsi dan memperkuat demokrasi di semua institusi sosial, termasuk pemerintahan, perusahaan, dan organisasi lainnya.
 

2. John McAfee

Hacker paling terkenal sepanjang masa selanjutnya adalah John McAfee. Dia adalah pembuat dan pendiri perusahaan Anti Virus Komputer McAfee. Semua berawal saat ia bekerja di sebuah perusahaan bernama Lockheed, John McAfee menerima sebuah salinan virus komputer bernama Pakistani Brain.

Itu adalah virus komputer yang muncul pada 1986 dan menyerang sistem File Allocation Table DOS, dikenal juga sebagai boot virus. Virus ini dibuat oleh Basid dan Amjad Farooq Alvi yang merupakan salah satu virus berbahaya pada saat itu. Dari situ, John McAfee terdorong untuk membuat perangkat lunak yang bisa mendeteksi dan menghapus virus secara otomatis.
 

3. James Kosta

Pada usianya yang masih 13, James Kosta sudah mendapatkan penghasilan US$1.500 per bulan sebagai konsultan IT. Dia bahkan berhasil membujuk sekolah untuk membiarkan dia meresmikan klub komputer dan menjalankan bisnisnya dari sana.

Bakatnya kemudian dilirik oleh sekelompok grup hacker. Ketika berusia 14 tahun, James Kosta pun berkontribusi melakukan aksi hacking terhadap perusahaan komputer besar. Seperti IBM, General Electric, dan bank-bank besar. Ketika ia berusia 18, akhirnya ia dihukum pidana untuk bekerja di Angkatan Laut sebagai analis intelijen.
 

4. Gary McKinnon

Gary McKinnon adalah hacker asal Skotlandia yang berhasil menyusup ke 97 jaringan milik militer Amerika Serikat pada tahun 2001-2002. Ia mengklaim bahwa dirinya dapat membuktikan kalau alien pernah mendarat di bumi. Meskipun ia pernah melakukan hacking terhadap jaringan militer AS, namun pihak AS tidak mampu untuk mengekstradisinya. Konon kabarnya, ia berada di bawah pengawasan pemerintah Inggris.
 

5. Adrian Lamo

Adrian Lamo dikenal sebagai "Homeless Hacker", karena ia tak pernah menetap di suatu tempat terlalu lama. Pada tahun 2002, Lamo dilaporkan membobol jaringan komputer internal milik The New York Times. Karena ulahnya itu, Limo harus menetap di penjara selama dua tahun dan membayar denda sebesar US$65.000.Tapi, ia tidak kapok. Kabarnya, Limo diduga melakukan tindak kriminal pembobolan terhadap dokumen rahasia milik militer Amerika Serikat.
 

6. Jonathan James

Jonathan James (12 Desember 1983 – 18 Mei 2008) berasal dari Florida Selatan. Selama masa hidupnya, ia berhasil mencuri software milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Hal ini lantas membuat NASA harus mematikan server-nya selama tiga minggu pada Juli 2000. NASA juga menderita kerugian biaya sebesar US$41.000, yang dipergunakan untuk memeriksa dan memperbaiki sistemnya.

Jonathan James meninggal pada 18 Mei 2008 karena luka tembak. Pada awalnya, tidak ada informasi mengenai penyebab kematiannya dan menuai konspirasi pada masyarakat di AS. Namun, pihak kepolisian akhirnya mengeluarkan hasil penyelidikan bahwa ia tewas karena melakukan bunuh diri.


7. Jeanson James Ancheta

Jeanson James Ancheta adalah orang yang pertama kali membuat Botnet. Botnet adalah grup hacker yang bekerja sama untuk merusak berbagai macam sistem komputer untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Ancheta menggunakan Worm komputer yang disebut rxbot pada tahun 2004 untuk mengendalikan 500.000 komputer, termasuk komputer milik militer AS. Dia akhirnya tertangkap pada tahun 2005 dan harus mendekam 60 bulan penjara, serta membayar denda sebesar US$16.000.
 

8. Kevin Poulsen

Kevin Poulsen dikenal sebagai Dark Dante di komunitas hacker. Ia adalah seorang pria yang baik di siang hari dan jahat di malam hari, begitulah gambaran pemuda yang satu ini. Poulsen adalah seorang penjahat cyber paling terkenal di Amerika yang pernah ada. Untuk menjadi seorang peretas, Poulsen belajar sendiri secara otodidak.

Salah satu aksi terbaik yang pernah dilakukannya adalah mengambil alih saluran telepon yang menuju stasiun radio Los Angeles KIIS-FM. Poulsen pun akhirnya ditangkap oleh FBI dan dihukum 51 bulan penjara serta harus membayar denda sebesar US$56.000.
 

9. Kevin David Mitnick

Kevin David Mitnick adalah salah satu hacker berbahaya dan paling terkenal sepanjang masa. Dia mampu meretas dan mencuri password komputer, mengubah jaringan komputer, masuk ke jaringan komputer, dan membaca e-mail pribadi orang lain. Kevin disebut-sebut sebagai "The Most Wanted Computer Criminal in United States History". Namun, saat ini dia bekerja di industri keamanan.
 

10. Michael Calce

Michael Calce baru berusia 15 tahun ketika ia berhasil membobol website komersial terbesar di dunia. Hacker yang juga dikenal dengan nama MafiaBoy ini di tahun 2000 meluncurkan serangan DDoS ke 75 komputer di 52 jaringan, termasuk situs eBay, Amazon, dan Yahoo. Akhirnya, ia berhasil ditangkap dan dihukum penjara selama 8 bulan dengan denda yang kecil.   (***)



R24/dev 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam