riau24 Cerita Mistis yang Selimuti Kolam Hijau di Siak | Berita Riau
Selasa, 13 November 2018

TAHUKAH ANDA

Cerita Mistis yang Selimuti Kolam Hijau di Siak

1
Cerita Mistis yang Selimuti Kolam Hijau di Siak
Berita Riau -  Cerita Mistis yang Selimuti Kolam Hijau di Siak
Siak, Riau24.comKolam Hijau yang berada di Kabupaten Siak yang merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang ada di Siak yang menyimpan sepenggal kisah misteri yang menyelimuti di dalamnya yang menjadi salah satu penarik wisatawan untuk berkunjung kesana.

Mulai dari kisah ular penunggu kolam, hingga kisah mistis lainnya yang menyelimuti misteri kolam hijau ini.

Jika kita terus menelusuri jalan lintas Siak-Bengkalis, tepatnya di Desa Buantan Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, kita bisa melihat salah satu situs bersejarah dari masa kerajaan Siak, yaitu Kolam Hijau yang letaknya di pinggir Sungai Siak.

Kolam Hijau ini dulunya merupakan tempat pemandian Keris yang digunakan pada masa Kerajaan Siak. Selain itu, kabarnya Kolam Hijau ini juga menjadi tempat pemandian Raja Kecik yang merupakan salah satu pendiri Kerajaan Siak.

Dinamakan Kolam Hijau, karena air yang menggenangi kolam tersebut berwarna Hijau. Hingga saat ini jika diperhatikan, airnya masih berwarna hijau, meski tidak sepekat pada masa kerajaan dulunya.

Oleh Pemerintah Kabupaten Siak saat ini, Kolam tersebut dirawat dan dijadikan salah satu tempat wisata bagi para pengunjung yang ingin menyaksikan langsung situs sejarah milik Kerajaan Siak di masa lampau.


Baca Juga :
Alfedri : SMPN 1 Mempura Merupakan SMP yang Berprestasi
 

Namun ternyata banyak cerita mistis dan mitos yang terpendam didalamnya. Zaman dahulu hingga sekarang kolam ini sering dijadikan tempat ritual penarikan benda pusaka dan tempat pesugihan. Juga, kolam ini konon katanya banyak ditunggui beragam makhluk gaib. Satu nama jin yang paling tenar yang menjaganya adalah bernama Panglima Hitam.

Menurut tokoh masyarakat setempat, banyak orang dari luar Siak yang datang ke Kolam itu untuk melakukan ritual-ritual magis. Ada yang berhasil namun banyak yang tak sanggup menghadapi para penunggunya.

Pemerintah Kabupaten Siak, Riau, mengaku terus mengelola obyek wisata religi Raja Kecik dan Kolam Hijau yang berada di Desa Buantan Besar, Kecamatan Siak.

"Bila akhir pekan banyak wisatawan dari Malaysia dan beberapa kota di Sumatera Utara mengunjungi makam Raja Kecik," kata Bupati Siak baru baru ini.

Dia mengatakan, pemerintah daerah menjadikan obyek wisata itu sebagai salah satu tujuan wisata maka akan dibangun sarana maupun prasarana penunjang.

Raja Kecik merupakan salah satu keturunan Raja Kesultanan Siak Sri Indrapura, dalam perjalanan sejarah dia juga salah satu ulama yang mengembangkan Islam di tanah Melayu Riau.

Sedangkan Kolam Hijau adalah tempat sakral pada masa Kerajaan Siak Sri Indrapura, dan dijadikan sebagai tempat mencuci berbagai benda bersejarah milik kerajaan, diantaranya tombak pedagang dan keris.

Namun belakangan ini Kolam Hijau dijadikan sebagai tempat pacaran oleh remaja setempat sehingga membuat anggota DPRD Siak geram.

Demikian pula pada musim kemarau panjang, air kolam itu tidak pernah kering meski kawasan sekitar kering kerontang.

Syamsuar mengatakan warga sekitar mengharapkan jalan menuju makam Raja Kecik untuk segera diperbaiki dan diperlebar agar wisatawan dengan mudah sampai hingga ke lokasi.

Dia mengatakan keinginan warga lainnya adalah supaya dibangun sarana maupun prasarana penunjang obyek wisata seperti areal parkir kendaraan dan tempat istirahat yang memadai. Bahkan dalam suatu kegiatan safari Jumat Pemkab Siak, pihaknya menyempatkan diri untuk mengunjungi makam Sultan tersebut.   (***)




R24/lin

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru