riau24 Lagi, Ular Piton Hampir Lahap Warga | Berita Riau
Selasa, 30 Mei 2017

Waspada Reptil Berbahaya

Lagi, Ular Piton Hampir Lahap Warga

0
Udang dirawat di Rumah Sakit akibat dililit piton/ foto:vivanews
Berita Riau -  Lagi, Ular Piton Hampir Lahap Warga
Riau24.com - Warga Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, dihebohkan dengan peristiwa seorang warga yang nyaris saja dimakan ular piton berukuran besar. Nyawa korban selamat, meski menderita luka-luka.

Menurut Kepala Polsek Sawangan, AKBP Sutarjo, berdasarkan informasi yang diterimanya, korban bernama Udang Rahana. Dia merupakan pekerja bangunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

Udang nyaris dimangsa ular piton ketika berada di kebun belakang RSUD Depok, Selasa, 16 Mei 2017. Saat itu, pria berusia 40 tahun itu sedang memasang pagar pembatas rumah sakit.

"Lukanya tidak terlalu parah hanya perlu beberapa jahitan di bagian tangan. Yang bersangkutan digigit saat sedang berada di kebun belakang RSUD, lagi pasang pagar," kata Sutarjo, Rabu, 17 Mei 2017.

Sutarjo menuturkan, korban tidak tahu jika di dekat tempat dia bekerja ada seekor ular piton. Ular yang memiliki panjang lebih dari empat meter itu menggigit tangan Udang. Beruntung warga setempat berhasil menyelamatkan Udang dari serangan ular.

"Korban berteriak minta tolong dan beruntung warga datang membantunya," ujar Sutarjo.

Setelah berhasil diselamatkan, warga membawa Udang ke rumah sakit. Sementara ular ditangkap dan telah diamankan di rumah warga setempat.

Menurut Sutarjo, petugas kepolisian telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran. Karena ditakutkan, ular sejenis masih ada di lokasi dan bisa mengancam nyawa warga. "Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, kami pun akan menyisir lokasi di sekitar sini khawatir masih ada ular sejenis," ujarnya.

Di hari yang sama, warga Mamuju, Sulawesi Barat, kembali dihebohkan dengan penemuan seekor ular piton sepanjang enam meter. Ular piton itu tak bisa bergerak setelah menelan seekor kambing yang sedang hamil.


Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (17/5/2017), warga menyeret ular piton tersebut dari sebuah kawasan hutan ke permukiman warga.

Ular yang terkenal dengan bahaya lilitannya itu pertama kali ditemukan warga yang hendak menebang pohon. Setelah berhasil dievakuasi ke pemukiman, ular piton itu pun terpaksa dibunuh karena khawatir akan mencelakai warga.

Maret lalu, seorang petani kelapa sawit menjadi korban ular piton dan tubuhnya ditemukan di dalam perut ular sepanjang tujuh meter. Diperkirakan masih ada sekitar dua atau tiga ekor ular piton lagi yang masih berkeliaran di hutan.
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam