riau24 Fathullah: Tindak Tegas Penjual Gas Elpiji 3 Kilogram Tak Berizin | Berita Riau
Selasa, 30 Mei 2017

Pekanbaru

Fathullah: Tindak Tegas Penjual Gas Elpiji 3 Kilogram Tak Berizin

0
Fathullah: Tindak Tegas Penjual Gas Elpiji 3 Kilogram Tak Berizin
Berita Riau -  Fathullah: Tindak Tegas Penjual Gas Elpiji 3 Kilogram Tak Berizin
Riau24.com- Menindaklanjuti penyalahgunaan penjualan tabung gas elpiji 3 kilogram, anggota DPRD kota Pekanbaru dari partai Gerinda, Fathullah, mengatakan bahwa penjual yang bukan pangkalan adalah ilegal.

Hal ini sejalan dengan pernyataan kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut yang menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin penjualan tabung gas elpiji 3 kilogram selain di pangkalan.

"Titik akhir penjualan tabung gas bersubsidi itu ada di pangkalan. Kalau bukan di pangkalan itu ilegal, saya jamin ilegal,"katanya.

Untuk itu, Fathullah meminta kepada disperindag agar menindak tegas penjualan gas elpiji 3 kilogram yang tidak berizin. Selama ini banyak pangkalan yang menjual gas melon tersebut ke pengecer. Ia meminta pangkalan segera menghentikan aktivitas penjualan ke kios-kios. "Harus ditindak tegas. Tidak ada pengecer, yang kita kenal hanya pangkalan. Kalau ada pengecer, itu ilegal,” tegasnya.

Dia menambahkan, mendekati bukan suci ramadhan, disperindag harus lebih optimal dalam mengawasi pangkalan-pangkalan yang terindikasi melakukan penyalahgunaan. Bagi pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran agar bisa ditindak tegas dengan memberikan peringatan. Jika tetap tidak digubris, lebih baik ditutup.

Selain itu, pangkalan diingatkan untuk menjual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan dalam setiap zona atau daerah.

"Tidak diperbolekan ada penjualan elpiji di luar dari pangkalan. Pangkalan langsung menjual ke masyarakat. Yang tidak berizin, ambil tabungnya. Jangan biarkan mereka seenaknya menaikan harga,"jelasnya.

Fathullah mengungkapkan jangan sampai mendekati bulan suci ramadhan gas elpji menjadi langka karena permainan pihak-pihak tidak bertanggung-jawab. Disperindag harus segera melakukan sidak. "Jangan sampai di bulan ramadhan nanti elpiji 3 kilogram menjadi langka dan menggangu kekhusyukan umat islam beribadah,"ujarnya.

R24/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam