riau24 Perseteruan Kejari Rohul dan Mahasiswa Dilanjutkan Secara Adat | Berita Riau
Sabtu, 27 Mei 2017

Demo Mahasiswa

Perseteruan Kejari Rohul dan Mahasiswa Dilanjutkan Secara Adat

0
Perseteruan Kejari Rohul dan Mahasiswa Dilanjutkan Secara Adat
Berita Riau -  Perseteruan Kejari Rohul dan Mahasiswa Dilanjutkan Secara Adat
Rohul, Riau24.comAliansi Mahasiswa Rokan Hulu (Rohul) menggelar aksi damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, Jumat 19 Mei 2017.

Aksi damai Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu terjadi karena penganiayaan oleh pegawai Kejari Rohul terhadap dua mahasiswa, Muhammad Sukri dan Rio Andri, yang awalnya untuk silaturahmi, Selasa 16 Mei 2017 lalu.

Dari pantauan, puluhan mahasiswa asli Rohul yang tersebar dari seluruh Indonesia tersebut sangat kecewa dengan oknum pegawai Kejari Rohul karena melakukan penganiayaan yaitu mencekik, menarik paksa, dan bahkan kedua mahasiswa dijebloskan ke ruang tahanan Kejari Rohul oleh oknum pegawai Kejari Rohul.

"Kami seperti pencuri dijebloskan ke penjara," tegas Rio dalam orasinya di depan gerbang masuk Kantor Kejari Rohul.

Dalam orasinya, Ketua Himarohu Riau, Abu Bakar, juga menyayangkan adanya indikasi penganiayaan dialami dua mahasiswa asal Rohul yang terjadi di Kantor Kejari Rohul.

"Dengan mahasiswa saja mereka berani menganiaya, apalagi dengan masyarakat. Kami minta Kajari Rohul Freddy Daniel Simajuntak dan Kasi Intel Agus Kurniawan Mundur dari Kejari Rohul," ucap Abu bakar sambil disambut teriakan Hidup Mahasiswa oleh puluhan peserta aksi.

Setelah beberapa saat aksi damai di depan kantor gerbang Kejari Rohul, aksi puluhan mahasiswa berlanjut di halaman Kejari Rohul dan disambut oleh Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto dan juga turut dihadiri Rektor Universitas Pasirpengaraian Dr. Adolph Bastian.

Kemudian, aksi puluhan mahasiswa disepakati dengan mediasi di Kantor Kejari Rohul yang diikuti perwakilan mahasiswa, Kejari Rohul, Kapolres Rohul, Rektor UPP, LAM Rohul diwakili Hulu Balang Rohul yang akhirnya menemukan kesepakatan bahwa kasus tersebut diselesaikan secara adat yang berlaku di masyarakat Rohul juga hukum yang berlaku.

Kajari Rohul Freddy Daniel Simajuntak menyambut baik hasil yang disepakati antara Kajari, Kapolres,dan Mahasiswa yang disaksian Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohul ditengahi oleh Rektor UPP.

"Hal ini dapat diselesaikan secara adat, semoga ini menjadi bahan introspeksi bagi kita semua, yang lalu biarlah berlalu, dan kita bisa fokus bekerja dalam hal membangun rohul lebih baik lagi," ujarnya kepada awak media.

Freddy berharap agar kejadian tersebut jangan dibesar-besarkan lagi.

"Biarlah mengenai kebenaran masalah ini, LAM Rohul yang akan menyelesaikanya", ujarnya.   (***)



R24/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam