riau24 Sejarah Asal Usul Nama Riau yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang | Berita Riau
Sabtu, 27 Mei 2017

Sejarah Riau

Sejarah Asal Usul Nama Riau yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang

0
Sejarah Asal Usul Nama Riau yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang
Berita Riau -  Sejarah Asal Usul Nama Riau yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang
Pekanbaru, Riau24.comHasil kajian Hasan Junus, seorang peneliti naskah Melayu di Riau mencatat paling kurang ada 3 kemungkinan asal nama Riau.


Pertama troponomi Riau berasal dari penamaan orang portugis dengan kata Rio yang berarti sungai. Kedua mungkin berasal dari tokoh sinbad Al-bahar dalam kitab Alfu Laila Wa laila (seribu satu malam) yang menyebut Riahi,yang berarti air atau laut.

Yang ke dua ini pernah di kemukakan oleh Oemar amin Husin. Seorang tokoh masyarakat dan pengarang Riau dalam salah satu pidatonya mengenai terbentuknya propinsi Riau.


Sementara yang ketiga berasal dari penuturan masyarakat setempat. 
Di angkat dari kata Rioh atau Riuh, yang berarti ramai oleh hiruk pikuk orang bekerja.

Nama Riau yang berasal dari penuturan orang Melayu setempat, kabarnya ada hubungannya dengan peristiwa didirikannnya negeri baru di sungai Carang intuk dijadikannya pusat kerajaan.  Hulu sungai inilah yang kemudian bernama Ulu Riau.


Adapun peristiwa itu kira-kira mempunyai teks sebagai berikut:

Tatkala perahu-perahu dagang yang semula pergi ke makam Tuhid (ibu kota kerajaan Johor) diperintahkan membawa barang dagangannya ke Sungai Carang di Pulau Bintan (suatu tempat Sedang didirikan negeri baru) di muara sungai itu mereka kehilangan arah.

Bila ditanyakan kepada awak-awak perahu yang hilir : dimana tempat orang-orang raja mendirikan negeri ?  maka mereka akan mendapat jawaban : di sana di tempat yang rioh.


Berdasarkan beberapa keterangan di atas maka nama Riau mulai terkenal semenjak Raja Kecik memindahkan pusat kerajaan Melayu dari Johor ke Ulu Riau pada tahun 1719.  Setelah itu nama ini dipakai sebagai salah satu negeri dari 4 negeri utama yang membentuk kerajaan Riau, Linggar, Johor dan Pahang.  Kemudian dengan perjanjian London 1824 antara Belanda dengan Inggris, kerajaan ini terbelah dua.

Belahan Johor, Pahang berada di bawah pengaruh Inggris, sementara belahan Riau-Lingga berada dibawah pengaruh Belanda.

Dalam zaman penjajahan Belanda yang terjadi pada tahun 1905-1942, nama Riau dipakai untuk sebuah keresidenan yang daerahnya meliputi kepulauan Riau serta pesisir timur Sumatera bagian tengah. 

Pembentukan Provinsi Riau telah memerlukan waktu paling kurang 6 tahun, yaitu dari tahun 1952 sampai 1958. Usaha pembentukan propinsi ini dengan melepaskan diri dari propinsi Sumatera Tengah (Yang meliputi Sumatera Barat, jambi dan Riau) dilakukan di tingkat DPR pusat oleh Ma’rifat Marjani.

Pembentukan propinsi ini telah ditetapkan dengan Undang-Undang darurat No 19/1957 yang kemudian diundangkan dengan Undang-Undang No 61 tahun 1958.

Propinsi Riau merupakan gabungan dari sejumlah kerajaan Melayu yang pernah berdiri, diantaranya Kerajaan Inderagiri (1658-1838), Kerajaan Siak (1723-1858), Kerajaan Pelalawan (1530-1879), Kerajaan Riau-Lingga (1824-1913) dan banyak lagi kerajaan kecil lainnya seperti Tambusai, Rantau Binuang Sakti, Rambah, Kampar dan Kandis (Rantau Kuantan).

Dalam sejarahnya, daerah Riau pernah menjadi penghasil berbagai hasil bumi dan barang lainnya.

1. Pulau Bintan pernah dijuluki sebagai Pulau Segantang Lada, karena banyak menghasilkan lada.

2. Sementara itu daerah Pulau Tujuh, terutama Pulau Midai pernah menjadi penghasil kopra terbesar di Asia Tenggara sejak tahun 1906 sampai tahun 1950-an.

3. Bagan siapi-api sampai tahun 1950-an adalah penghasil ikan terbesar di Indonesia.

4. Batu bata yang dibuat perusahaan Raja Aji Kelana di Pulau Batam pasarannya mencapai Malaysia sekarang ini.

5. Kuantan, Inderagiri dan Kampar dikenal sebagai daerah penghasil karet alam sejak tahun 1930.     (***)




R24/dev

 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam