riau24 Tahukan Anda Ini Malaikat Pembawa Hajar Aswad dari Surga Ke Bumi | Berita Riau
Jumat, 23 Juni 2017

Kajian Islam

Tahukan Anda Ini Malaikat Pembawa Hajar Aswad dari Surga Ke Bumi

0
Hajar Aswad
Berita Riau -  Tahukan Anda Ini Malaikat Pembawa Hajar Aswad dari Surga Ke Bumi
Riau24.com - Hajar Aswad sangat familiar bagi Agama Islam. Batu berwarna hitam ini menjadi bagian yang tidak pernah terlewatkan ketika melaksanakan ibadah Umrah dan Haji. Jutaan manusia ingin memegang serta menciumnya, seperti yang dahulu dilakukan Nabi.


Bukan hanya berdasarkan sabda nabi, penelitian pun mengungkapkan jika batu ini berasal dari luar bumi. Nabi Muhammad SAW mengungkapkan, Hajar Aswad berasal dari surga. Sebelum kiamat, batu ini akan diangkat oleh Sang Pemilik ke tempat semula.


Hajar Aswad diturunkan dari surga ke bumi pada masa kehidupan Nabi Ibrahim dan Ismail. Sang utusan membawa batu tersebut menyerahkannya kepada Nabi Ismail ketika ayah dan anak ini membangun Kabbah. Siapa utusan tersebut sebenarnya?

Dilansir dari beritayunik.com, ternyata, yang mendapat tugas mulia ini adalah Malaikat Jibril As, sang pemimpin malaikat.

Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy).


Kisahnya berawal ketika Nabi Ibrahim AS diperintahkan Allah SWT untuk membangun Kabbah. Ia kemudian mengajak putranya untuk melaksanakan perintah tersebut. Saat hampir selesai mengerjakannya, nabi ibrahim AS merasa ada yang kurang pada ka’bah. Kemudian dia memerintahkan puteranya untuk mencari satu lagi batu yang bagus.

“Anakku pergilah engkau mencari sebuah batu lagi yang akan aku letakkan di ka’bah sebagai penanda bagi manusia”

Nabi Ismail kemudian mencari batu permintaan ayahnya. Ia menyusuri satu bukit ke bukit lainnya untuk mencari batu.Namun tidak kunjung ditemukan. Ketika sedang mencari, kemudian datang malaikat Jibril dan memberinya sebuah batu yang indah dan cantik. Dengan senang hati ia menerima batu itu dan segera membawanya untuk diberikan pada ayahnya. Nabi Ibrahim AS pun gembira dan mencium batu itu beberapa kali, kemudian nabi ibrahim AS bertanya pada puternya.


“Dari mana kamu peroleh batu ini anakku?” nabi ismail AS menjawab “Ayahku, batu ini aku dapat dari yang tidak memberatkan cucuku dan cucumu” Nabi Ibrahim AS mencium batu itu lagi dan diikuti oleh Nabi Ismail AS.

“Demi Allah, Allah akan mengutus batu tersebut pada hari kiamat dan ia memiliki dua mata yang bisa melihat, memiliki lisan yang bisa berbicara dan akan menjadi saksi bagi siapa yang benar-benar menyentuhnya.” (HR. Tirmidzi no. 961)


Hingga saat ini, entah berapa miliar manusia yang sudah mencium Hajar Aswad. Bukan berarti  menyembahnya, namun menghormati karena Allah SWT memberikan penghormatan kepadanya.

Saat Umar Bin Khattab berada di hadapan Hajar Aswad dan menciumnya ia berkata “Demi Allah, aku tahu bahwa engkau hanyalah sebongkah batu. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah SAW menciummu niscaya aku tidak akan menciummu” (H.R Muslim 228). (***)


R24/iko


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam