riau24 Ikan Mitos Pertanda Gempa Bumi Hebohkan Tempat Pelelangan Ikan | Berita Riau
Rabu, 25 April 2018

Misteri

Ikan Mitos Pertanda Gempa Bumi Hebohkan Tempat Pelelangan Ikan

1
Oarfish
Berita Riau -  Ikan Mitos Pertanda Gempa Bumi Hebohkan Tempat Pelelangan Ikan
Riau24.com- Seekor Oarfish berukuran panjang 3,5 meter menghebohkan masyarakat Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Ikan itu dijual salah seorang nelayan di tempat pelelangan ikan dadakan di dermaga Kabupaten Majene pada Jumat, 16 Juni 2017.


Abdul Wais, pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan dadakan itu mengatakan, awalnya ia mengira ikan itu sejenis ikan layur. Namun, salah seorang pengunjung memberitahunya bahwa ikan itu adalah Oarfish.


"Tadi ada pengunjung mengatakan ikan itu adalah Oarfish. Saya coba cari di internet ternyata betul," kata Abdul Wais dilansir Liputan6.com. 18 Juni 2017.


Kemunculan ikan tersebut di tempat pelelangan mengundang kehebohan. Nelayan ramai kasak-kusuk karena mempercayai jika kemunculan ikan ke permukaan laut menjadi pertanda akan terjadinya bencana gempa bumi.


"Kami percaya itu sejak dahulu kala," kata Ridwan.


Terpisah, Rezky Eko Muliawan, mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor membenarkan ikan tangkapan nelayan adalah Oarfish (Regalecus glesne).


"Dia disebut The Giant Oarfish, nama ilmiahnya Regalecus glesne," kata Rezky.


Menurut Rezky, ikan tersebut termasuk ikan laut dalam karena hidup di kedalaman lebih 1000 meter di bawah permukaan laut. Ia berpendapat mitos kehadiran ikan sebagai pertanda akan terjadinya gempa bumi bisa jadi karena habitatnya yang berada di dasar laut.


"Jadi mungkin lebih peka terhadap pergerakan lempeng (bumi) di lautan," ujarnya.


Rezky juga menjelaskan bahwa gempa di dasar laut itu ada banyak jenis. Namun, pergeseran lempeng bumi di dasar laut akan mengeluarkan karbonmonoksida dalam jumlah yang besar dan itu bisa mempengaruhi biota besar seperti Oarfish.


"Gas itulah yang menyebabkan biota laut yang habitatnya di dasar laut kemudian sakit dan muncul ke permukaan laut bahkan ada yang mati hingga terdampar di tepi pantai," lanjutnya.


Berdasarkan penelusuran Liputan6.com, seminggu sebelum gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter dan tsunami besar melanda pantai timur Jepang pada 11 Maret 2011 lalu, ditemukan banyak Oarfish yang naik ke daratan pantai Jepang dan sebagian tersangkut di jaring nelayan. Kawanan Oarfish juga kedapatan muncul di permukaan laut sebelum gempa dahsyat terjadi di Cile dan Haiti pada 2010. (***)


R24/iko

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Kamis, 30 November 2017 14:44 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Okkm2ez.jpg
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru