riau24 IPW: Aneh, Polisi Perkarakan Novel karena Sebut Jenderal | Berita Riau
Jumat, 23 Juni 2017

Nasional

IPW: Aneh, Polisi Perkarakan Novel karena Sebut Jenderal

0
Novel Baswedan
Berita Riau -  IPW: Aneh, Polisi Perkarakan Novel karena Sebut Jenderal
Riau24.com- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, tidak masalah jika polisi ingin menjerat penyidik senior pada KPK Novel Baswedan dengan pasal Penghinaan dan Pecemaran Nama Baik. Itu terkait pernyataan Novel terhadap Majalah Time yang mengungkapkan adanya indikasi keterlibatan jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.


Tetapi, menurutnya yang menjadi masalah adalah, pasal tersebut bisa dikenakan jika berkenaan dengan nama baik seseorang. Sementara, dalam pernyataannya, Novel tidak menyebutkan nama siapa-siapa. Sehingga, sangat aneh jika polisi ingin menjerat Novel terkait pernyataannya tersebut.


"Di (jajaran) Polri tidak ada orang yang bernama jenderal dan jenderal adalah strata kepangkatan. Sehingga sangat aneh jika polisi ingin memperkarakan Novel," kata Neta dilansir Republika.co.id, Senin 19 Juni 2017.


Pengakuan Novel tersebut, kata Neta, mestinya membuat polisi tergugah untuk menelusuri kebenarannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan menurutnya adalah dibentuknya tim khusus dalam mengungkap pengakuan Novel tersebut.


"Seharusnya polisi menelusuri pengakuan Novel itu terlebih dahulu. Untuk itulah perlu ada tim khusus untuk mengungkap pengakuan Novel itu," kata Neta.


Diberitakan sebelumnya, polisi menyebut hasil wawancara Novel Baswedan pada Majalah Time, yang menyebutkan ada sinyal keterlibatan jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya, dapat berimplikasi hukum. Jika Novel tidak bisa membuktikan ucapannya maka dia dapat terkena dugaan pencemaran nama baik.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, jika Novel menyebut tanpa adanya bukti dan keterangan yang jelas, maka dapat menciderai citra kepolisian. Maka dari itu, Argo mengatakan, Novel sebaiknya dapat menjelaskan dasar ucapannya dengan jelas.


"Kalau misalnya Novel ngomong seperti itu, ya, silakan buktikan jenderalnya siapa namanya. Kemudian buktinya apa," kata Argo, Ahad 18 Juni 2017. (***)

R24/ iko

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam