riau24 Pemerintah Akan Sulap Air Sungai Rokan Layak Minum dengan Rp800 Miliar | Berita Riau
Jumat, 23 Juni 2017

Ekonomi Pembangunan

Pemerintah Akan Sulap Air Sungai Rokan Layak Minum dengan Rp800 Miliar

0
Penandatanganan kesepakatan pembangunan proyek air bersih Dumai, Rohil dan Bengkalis.
Berita Riau -  Pemerintah Akan Sulap Air Sungai Rokan Layak Minum dengan Rp800 Miliar
Riau24.com, PekanbaruGubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman melakukan penandatangan kesepakatan bersama dan perjanjian kerjasama dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Direktorat Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Wlikota Dumai, Bupati Rokan Hilir, dan Bupati Bengkalis.

Kesepakatan tersebut adalah penyelenggaraan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis (Durolis) yang terletak di wilayah pesisir Riau secara sinergik untuk mewujudkan pelayanan air minum yang layak bagi masyarakat di ketiga wilayah tersebut.

"Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Durolis, sebagai bagian dalam perwujudan komitmen Pemerintah Provinsi untuk peningkatan pelayanan dasar publik yakni pelayanan di bidang air minum," kata Gubernur yang akrab disapa Andi Rachman, Senin, 19 Juni 2017.

SPAM Regional Durolis adalah salah satu skenario pengembangan air minum regional yang akan dikembangkan di seluruh wilayah Provinsi Riau. SPAM Regional Durolis ini akan direncanakan memiliki kapasitas sebesar 1500 liter perdetik yang terbagi dalam 3 Tahap.

Tahap 1 sebesar 400 liter perdetik ini akan dimulai pembangunannya pada 2017 dan akan melayani 6 Kecamatan di Kota Dumai (Dumai Kota, Dumai Barat, Dumai Timur, Dumai Selatan), 4 Kecamatan di Rokan Hilir (TP TJ Melawan, Bangko, Rimba Melintang, Batu Hampar, Bangko Pusako) dan 2 Kecamatan di Bengkalis (Mandau, Pinggir) dengan masing-masing jumlah sambungan Rumah (SR) yang akan terbangun di Dumai 15.000 SR, Rokan Hilir 10.000 SR, Bengkalis 15.000 SR.

"Sumber air yang digunakan dalam pembangunan air minum Durolis berasal dari Sungai Rokan yang menjadi sumber air baku satu-satunya yang layak digunakan untuk pelayanaan air minum di ketiga wilayah tersebut," lanjutnya.

Kata Politisi Partai Golkar ini, pembangunan pada tahap I ini akan menelan biaya kurang lebih sebesar Rp800 miliar yang didanai bersama oleh APBN, APBD Provinsi Riau dan APBD Kabupaten/Kota.

Ia mengharapkan pada akhir tahun 2018 mendatang, masyarakat di Rokan Hilir akan dapat menikmati pelayanan air minum yang layak. Kemudian pembangunan jaringan pipa distribusi yang cukup panjang untuk melayani Dumai dan Wilayah Duri sekitarnya dapat dinikmati pada akhir tahun 2019.

"Penyediaan air minum yang layak di Provinsi Riau menjadi tanggungjawab kita semua baik pemerintah, masyarakat, maupun peran serta swasta dalam rangka upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dimana pada akhir tahun 2019 dimana diharapkan 100 persen masyarakat Riau dapat mengakses layanan air minum yang layak," tandasnya.


R24/zdy

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam