riau24 Hati-hati Gangguan Bipolar, Ini Penjelasannya | Berita Riau
Selasa, 27 Juni 2017

Kesehatan

Hati-hati Gangguan Bipolar, Ini Penjelasannya

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Hati-hati Gangguan Bipolar, Ini Penjelasannya
Riau24.com- Gangguan bipolar adalah kondisi seseorang yang mengalami perubahan suasana hati secara fluktuatif dan drastis,misalnya tiba-tiba menjadi sangat bahagia dari yang sebelumnya murung. Nama lain dari gangguan bipolar adalah manik depresif.

Dikutip dari alodokter, Selasa 20 Juni 2017, terdapat dua episode dalam gangguan bipolar, yaitu episode mania (fase naik) dan depresi (fase turun). Pada periode mania, penderita menjadi terlihat sangat bersemangat, enerjik, dan bicara cepat. Sedangkan pada periode depresi, penderita akan terlihat sedih, lesu, dan hilang minat terhadap aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan perputaran episode suasana hati, ada sebagian penderita gangguan bipolar yang mengalami keadaan normal di antara mania dan depresi. Ada juga yang mengalami perputaran cepat dari mania ke depresi atau sebaliknya tanpa adanya periode normal (rapid cycling).Selain itu, ada juga penderita gangguan bipolar yang mengalami mania dan depresi secara bersamaan. Contohnya, ketika penderita merasa sangat berenerjik, namun di saat bersamaan juga merasa sangat sedih dan putus asa. Gejala ini dinamakan dengan periode campuran (mixed state).


Penyebab Gangguan Bipolar

Hingga kini para ahli belum mengetahui penyebab terjadinya gangguan bipolar. Kondisi ini diduga muncul akibat adanya ketidakseimbangan neurotransmitter di dalam otak. Neurotransmitter meliputi dopamine, serotonin, dan noradrenaline yang memiliki fungsi mengendalikan fungsi-fungsi otak. Dugaan bahwa gangguan bipolar dipengaruhi oleh ketidakseimbangan neurotransmitter diperkuat dengan bukti medis, yaitu ketika seseorang memiliki kadar noradrenaline terlalu rendah sehingga memicu episode depresi. Dan sebaliknya, ketika kadar noradrenaline terlalu tinggi, maka yang muncul adalah episode mania.

Pendapat sebagian ahli lainnya mengatakan bahwa gangguan bipolar berkaitan dengan genetika yang diwariskan dari orang tua dan faktor lingkungan di mana seseorang dibesarkan.

Seseorang yang menderita gangguan bipolar, gejalanya dapat muncul sewaktu-waktu. Kemunculan gejala ini bisa dipicu oleh beberapa hal, salah satunya adalah stres berlebihan, misalnya karena ditinggal mati oleh orang yang dicintai, karena perceraian atau putus hubungan dengan kekasih, dan karena pelecehan. Stres tidak boleh dianggap enteng karena terbukti menjadi pemicu utama hampir sebagian besar masalah-masalah psikologis, termasuk gangguan bipolar.

Selain stres, faktor-faktor lainnya yang bisa memicu kemunculan gejala atau umumnya ditemukan bersamaan dengan gangguan bipolar adalah:

Masalah rumah tangga, keuangan, atau pekerjaan

Kecanduan minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang

Masalah rumah tangga, keuangan, atau pekerjaan

Gangguan tidur

Penyakit fisik

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam