riau24 Guna Tutup Radikalisme di Tanah Air, Pemerintah Akan Larang Perusahaan Indonesia Beriklan di Facebook | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Media Sosial

Guna Tutup Radikalisme di Tanah Air, Pemerintah Akan Larang Perusahaan Indonesia Beriklan di Facebook

0
Guna Tutup Radikalisme di Tanah Air, Pemerintah Akan Larang Perusahaan Indonesia Beriklan di Facebook
Berita Riau -  Guna Tutup Radikalisme di Tanah Air, Pemerintah Akan Larang Perusahaan Indonesia Beriklan di Facebook
Pekanbaru, Riau24.com - Bentuk sanksi jika perusahaan-perusahaan media sosial yang beroperasi di Indonesia tak juga mengindahkan permintaan pemerintah untuk menutup akun-akun penyebar paham radikalisme di Tanah Air, membuat Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara akan mengambil tindakan tegas.


Rudiantara mengatakan akan melarang perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk beriklan di perusahaan-perusahaan media sosial seperti Facebook, Twitter, atau YouTube.


Jika keran iklan sudah ditutup dan layanan-layanan media sosial itu belum juga menuruti permintaan pemerintah, maka Kominfo akan menerapkan pemblokiran, demikian jelas Rudiantara seperti dikutip dari kantor berita Antara.

"Mereka ke sini kan karena bisnis. Iklan-iklan juga dari sini. Oleh karenanya perlu mematuhi peraturan yang ada di sini," kata Rudiantara ketika berbicara dalam acara deklarasi antiradikalisme di Universitas Padjadjaran (Unpad) Kota Bandung, seperti yang dilansir dari Suara.com, Jumat 14 Juli 2017.

"Saya tanyakan kepada mereka, Anda itu mau bisnis atau mengacaukan Indonesia? Kalau mengacaukan Indonesia Anda berhadapan dengan saya dan penegak hukum di Indonesia. Tapi kalau Anda mau berbisnis lakukan perbaikan," imbuh dia.

Sebelumnya Rudiantara mengakui bahwa ia sangat kecewa karena permintaan pemerintah untuk menutup akun-akun media sosial bermuatan konten radikalisme tak diindahkan oleh perusahaan-perusahaan yang rata-rata bermarkas di Amerika Serikat itu.

 

Ia mengaku telah mengirim seorang direktur jenderal Kominfo untuk bertemu dengan salah satu perusahaan media sosial yang beroperasi di Tanah Air. Dalam pertemuan itu Rudiantara menitip pesan, jika tak ada perbaikan dalam menyaring konten-konten bermuatan radikalisme, maka pemerintah akan mengambil langkah tegas.   (***)

 

 

R24/dev

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru