riau24 Mandi di Air Terjun Batu Dinding, Karyawan Hotel Ini Kehilangan Nyawa | Berita Riau
Jumat, 21 Juli 2017

Peristiwa

Mandi di Air Terjun Batu Dinding, Karyawan Hotel Ini Kehilangan Nyawa

0
Mandi di Air Terjun Batu Dinding, Karyawan Hotel Ini Kehilangan Nyawa
Berita Riau -  Mandi di Air Terjun Batu Dinding, Karyawan Hotel Ini Kehilangan Nyawa
Riau24.com- Seorang karyawan di salah satu hotel di Pekanbaru, MZ (25 tahun) kehilangan nyawa karena tenggelam dan terseret arus air di objek wisata Air Terjun Batu Dinding, Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.


Peristiwa ini terjadi Kamis, 13 Juli 2017 kemarin sekira pukul 14.00 WIB. MZ yang diketahui merupakan warga Jalan Harapan Raya, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru ini mengunjungi objek wisata Air Terjun Batu Dinding bersama teman-temannya.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo menjelaskan, MZ pada akhirnya terseret arus dan tenggelam karena hendak menolong temannya yang mengalami kram di bagian kaki pada saat berenang.


"Korban MZ menolong temannya Nurhadianto, dan Nurhadianto berhasil diselamatkan namun MZ sendiri malah terseret arus dan tenggelam," jelas Guntur, Jumat 15 Juli 2017.


Saat kejadian, teman-teman korban meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk melakukan pencarian. Sekira pukul 14.00 WIB, korban berhasil ditemukan namun kondisi korban sudah tidak bernyawa.


Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Kampar Kiri dari gabungan fungsi Reskrim, Intel dan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Belit bersama Kepala Desa Tanjung Belit, Efri Desmi turun ke lokasi dan ikut membantu mengevakuasi korban untuk dibawa menuju Puskesmas Kampar Kiri di Lipatkain dan melakukan Interogasi singkat terhadap saksi - saksi.


Sekira pukul 18.20 WIB, korban tiba di Puskesmas Kampar Kiri di Lipatkain kemudian dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga Puskesmas Kampar Kiri namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.


Pihak keluarga korban yang diwakili oleh abang sepupu korban, Suaji Hajas menerima atas kejadian yang menimpa korban dan menolak dilakukan otopsi dan tidak akan menuntut dikemudian hari kepihak manapun atas kejadian tersebut.


“Sekira pukul 20.30 WIB, korban MZ dijemput oleh keluarga korban untuk dibawa menuju rumah duka di Pekanbaru," kata Guntur.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru