riau24 Warga Lubuk Dalam Keluhkan Pelayanan Puskesmas, Ini Tanggapan Kepala Puskesmas | Berita Riau
Selasa, 25 Juli 2017

KESEHATAN

Warga Lubuk Dalam Keluhkan Pelayanan Puskesmas, Ini Tanggapan Kepala Puskesmas

0
ilustrasi
Berita Riau -  Warga Lubuk Dalam Keluhkan Pelayanan Puskesmas, Ini Tanggapan Kepala Puskesmas
Riau24.com , Siak-  Warga mengeluhkan pelayanan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Lubukdalam karena oknum petugas medisnya mengabaikan pasien yang membutuhkan layanan. Seperti yang diungkapkan Putra (27) warga Kampung Rawangkao Barat, Kecamatan Lubukdalam, Siak yang berobat tapi diabaikan oknum petugas Puskesmas tersebut.
 
"Saat tadi berobat ke Puskesmas, karena tadi malam saya mengalami kecelakan, tapi tidak dilayani dengan baik oleh petugas yang ada dibagian Poli umum. Bahkan ditinggal begitu saja,"kata Putra. Selain berobat, dia juga ingin membuat surat keterangan dokter dari Puskesmas, agar diberikan izin cuti sementara dari kantor tempatnya bekerja.
 
"Bukannya ditanggapi, malah saya tidak dihiraukan. Bahkan saat saya memperlihatkan luka di lutut dan tangan, oknum petugas tersebut bilang 'masa kaya gitu saja sakit, kaya gitu saja tidak bisa kerja, kan masih bisa jalankan,"ujar Putra, sambil mempraktekkan ucapan si oknum petugas.
 
Oknum petugas itu juga memintanya agar menunggu dokter yang bertugas pada Sabtu pagi tadi. "Saya menunggu dokter hampir 25 menit, tapi tidak ada satupun yang nongol, padahal pagi itu sudah pukul 09.30 WIB, "keluhnya. Melihat kenyataan itu, oknum petugas Puskesmas Lubukdalam ini sejatinya tidak menghiraukan himbauan dari Bupati Siak Syamsuar, yang menyatakan berkali-kali agar melayani masyarakat dengan baik. Bahkan beberapa waktu lalu, usai menyerahkan SK CPNS pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) ke calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2017, Syamsuar mengingatkan agar maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Bahkan dia mengingatkan, jangan sampai ada petugas kesehatan yang tidak ditempat.
 
Sementara itu kepala Puskesmas Lubukdalam, dr Tuti Ardalina mengaku bingung dengan kejadian pasien bernama Putra. Sebab, menurutnya tidak mungkin pihaknya mengabaikan pasien yang sedang mengerang kesakitan.
 
Alasannya, selama ini pihaknya tidak pernah mengabaikan pasien.
 
"Menurut saya, mungkin pasien itu marah karena pemintaannya tentang menerbitkan surat istirahat bekerja tidak diberikan. Karena dia hanya mengalami luka lecet yang sangat ringan," kata dia.
 
Sementara itu, dr Tuti Ardalinya menyebut  terkait dokter jaga hanya ada 2 orang di Puskemas Lubukdalam. Sehingga sangat kekurangan dokter jika dibanding dengan tugasnya.
 
Untuk memberikan pelayanan yang maksimal, Puskesmas buka 24 jam. Dua orang dokter tadi bergantian untuk memberikan pelayanan.
 
"Jadi saya heran, kok bisa banyak media yang akhirnya mengutip peristiwa itu," kata dia.
 
Ia menambahkan, untuk menerbitkan surat keterangan istirahat, juga tidak bisa sembarangan. Karena surat itu dikeluarkan dokter berdasarkan pemeriksaan terhadap pasien.
 
"Sementara pasien yang kami hadapi itu hanya luka ringan. Tidak layak dikeluarkan surat keterangan dokter untuk beristirahat kerja kepadanya. Kami juga tidak sembarangan menerbitkan itu. Sebab itu dia marah. Sehingga ia sampaikan kebanyak wartawan," kata dia.
 
R24/lin
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru