riau24 Dinilai Kooperatif, 1 Bulan Tersangka Korupsi Simkudes Siak Belum Ditahan | Berita Riau
Selasa, 25 Juli 2017

KORUPSI

Dinilai Kooperatif, 1 Bulan Tersangka Korupsi Simkudes Siak Belum Ditahan

0
ilustrasi
Berita Riau -  Dinilai Kooperatif, 1 Bulan Tersangka Korupsi Simkudes Siak Belum Ditahan
Riau24.com , Siak- Tersangka dugaan korupsi program Simkudes AR, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Siak, hingga sekarang belum ditahan Kejari Siak. Proses penetapannya sebagai tersangka sudah berjalan selama lebih 1 bulan.
 
Kepala Kejari Siak Zondri mengatakan, proses penyidikan sudah rampung. Saat ini berkas sudah diserahkan ke penuntut umum.
 
"Palingan hanya tinggal perbaikan -perbaikan saja bila ada yang kurang lengkap. Target kita bulan ini berkas sudah dilimpahkan ke pengadilan," kata Zondri..
 
Selain itu, Zondri mengakui pihakya tidak menahan tersangka AR. Alasannya, hingga saat ini tersangka masih kooperatif dan tidak mungkin kabur.
 
"Ya, kita tidak khawatirlah dia tak kabur. Dia cukup kooperatif dengan kasus ini," kata dia.
 
Tidak hanya itu, Zondri juga mengatakan kemungkinan besar akan ada tersangka lain yang bakal ditetapkan. Namun dia tidak mau mengatakan dari pihak mana. Apakah dari pihak pemerintahan kabupaten, desa atau rekanan.
 
"Kalau kita bocorkan berarti tidak rahasia namanya. Tunggu saja," kata dia.
 
AR ditetapkan tersangka karena kasus dugaan korupsi pengadaan program Sistem Keuangan Desa (Simkudes) berbasis komputer, tahun 2015 lalu. Dari lebin 100 desa yang menganggarkan pengadaan program Simkudes, AR diduga mengkoordinir perusahaan tertentu sebagai pelaksana kegiatan. Di tengah perjalanannya, ada dugaan penggelembungan anggaran.
 
Setelah diperiksa BPKP, ternyata terdapat kerugian negara sebesar Rp 1,163 miliar. Sehingga AR ditetapkan tersangka pada 31 Mei 2017.
 
R24/lin
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru