riau24 Di Jepang, Pulang Haram Untuk Perempuan Ini Akan Ditutup | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

TAHUKAH ANDA

Di Jepang, Pulang Haram Untuk Perempuan Ini Akan Ditutup

0
Di Jepang, Pulang Haram Untuk Perempuan Ini Akan Ditutup
Berita Riau -  Di Jepang, Pulang Haram Untuk Perempuan Ini Akan Ditutup
Riau24.com- Berliburan di pulau biasanya menjadi pilihan menarik untuk liburan. Akan tetapi, satu pulau di Jepang melarang perempuan untuk masuk. Pengunjung pulau tersebut hanya laki-laki saja.

Kabar terbaru dari pulau tersebut, saat ini, pengunjung baik laki-laki ataupun perempuan tidak akan diizinkan lagi memasuki pulau Warisan Dunia UNESCO di Jepang, yang hanya untuk laki-laki itu, mulai tahun depan.

Sebagaimana dilansir dari halaman Kompascom, Di Pulau kecil Okinoshima, perempuan dilarang masuk dan pengunjung laki-laki harus mandi telanjang di laut sebelum mengunjungi kuil. Kini, daerah tersebut telah dijadikan situs Warisan Dunia UNESCO sejk pekan lalu.

Jumlah pengunjung yang dibolehkan masuk di pulau yang berada di Laut Jepang (Laut Timur) itu juga dibatasi. Tahun ini ada 200 orang yang diizinkan masuk.
Mereka yang masuk untuk mengikuti festival tahunan selama dua jam itu pun harus mematuhi sejumlah peraturan yang sangat ketat.

Pihak Munakata Taisha, kuil yang memiliki Okinoshima, memutuskan untuk melarang siapa pun berkunjung selain para pendeta untuk melindungi pulau itu dari kerusakan, kata juru bicara kuil tersebut.

"Pelestarian ketat harus dilakukan sekarang setelah pulau tersebut terdaftar di UNESCO," katanya, sebagaimana dilaporkan kantor berita Agence France-Presse (AFP).

"Akan berisiko jika 200 pengunjung terus masuk ke pulau itu," ujar pihak pengelola, menambahkan bahwa Okinoshima adalah pulau yang dilindungi oleh pendeta Shinto.

Pulau tersebut secara permanen dijaga oleh seorang pendeta Shinto yang berdoa kepada dewi pulau itu, sebuah tradisi yang dipertahankan selama berabad-abad.
Walaupun begitu, para akademisi tetap diizinkan mendarat di sana untuk riset dan tujuan pelestarian, tambah sang juru bicara.

Pulau itu berada di lepas pantai barat laut Kyushu dan merupakan bagian selatan dari empat pulau utama di Jepang.
Pulau itu merupakan jendela penting untuk perdagangan luar negeri Jepang sejak zaman kuno, yang merupakan bagian rute yang menghubungkan negara kepulauan itu ke Semenanjung Korea dan China. 

R24/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru