riau24 Alat Penyiksa Tahanan Wanita Paling Sadis Di Eropa Tempo Dulu, Nomor 3 Bikin Ngilu | Berita Riau
Selasa, 25 Juli 2017

TAHUKAH ANDA

Alat Penyiksa Tahanan Wanita Paling Sadis Di Eropa Tempo Dulu, Nomor 3 Bikin Ngilu

0
Alat Penyiksa Tahanan Wanita Paling Sadis Di Eropa Tempo Dulu, Nomor 3 Bikin Ngilu
Berita Riau -  Alat Penyiksa Tahanan Wanita Paling Sadis Di Eropa Tempo Dulu, Nomor 3 Bikin Ngilu
Riau24.com- Jika berbicara tentang wanita, anda pasti membayangkan hal indah. Wanita memang diciptakan sangat istimewa oleh Tuhan, ia diberi hati yang lembut, dalam lembutnya ada juga kerasnya. Dalam sedih hatinya, ia masih mampu juga membahagiakan orang lain tanpa membuat orang-orang di dalam hatinya merasa khawatir akan apa yang dirasakannya.

Lalu, Apa yang terlintas dibenakmu ketika melihat wanita Eropa ? Mungkin kecantikannya, gaya hidup mewahnya, atau mungkin kebebasannya yang nyaris dalam segala bidang. Meski begitu, kenikmataan yang dirasakan wanita Eropa baru dirasakan akhir-akhir. Sebab pada zaman dulu mereka seperti hidup di neraka.

Pasalnya bangsa Eropa tempo dulu tidak mengenal kesetaraan gender. Mereka menganggap derajat pria lebih tinggi dari wanita. Dan wanita dianggap hanya untuk memenuhi kebutuhan pria.

Penyiksaan terhadap wanita di zaman dulu sudah bukan lagi hal yang aneh. Bahkan permasalahan kecil saja bisa berakibat penyiksaan sadis terhadap wanita.

Bukti kejamnya penyiksaan wanita bisa kita ketahui dengan peninggalan alat-alat yang digunakan bangsa Eropa dalam melakukan eksekusi. Berikut ini adalah beberapa alat untuk menyiksa wanita yang dirangkum Bacatulisan.com dari berbagai sumber.

1. Strappado
Di Eropa tempo dulu, keberadaan penyihir menjadi hal yang tabu bagi orang-orang disana. Mereka yang kedapatan memiliki ilmu sihir akan dihukum secara tidak manusiawi, meskipun orang yang bersangkutan adalah wanita. Metode penyiksaan yang digunakan dikenal sebagai Strappado yang dalam bahasa Spanyol berarti tali kekang.

Seorang wanita yang diduga menjadi penyihir akan diikat tangannya di belakang. Kemudian ikatan tadi disambungkan dengan tali dan derek ke atas. Posisi tangan dibelakang badan seperti ini sudah membuat seseorang merasakan sakit bukan main di bagian tangannya. Belum lagi apabila terjadi patah tulang.

Penyiksaan seperti ini akan terus berlanjut sampai wanita tersebut mengaku sebagai penyihir. Satu hal lagi, jangan berpikiran anda akan mendapat ampunan dari mereka yang menganggapmu penyihir.

2. Scold’s Bridle
Jika saat ini status pria dan wanita sudah setara, maka di zaman dulu tidak ada hal demikian. Derajat wanita dianggap lebih rendah dibandingkan dengan pria. Karena hal inilah keadilan bagi wanita nyaris tidak ada.

Termasuk karena hal-hal sepele seperti bertengkar dengan suami. Apapun alasannya wanita dilarang memaki maupun bertengkar dengan suaminya sendiri. Apabila ketahuan bertengkar, wanita tersebut harus memakai topeng yang dinamai Scold’s Bridle.

Scold’s Bridle merupakan topeng besi yang berfungsi untuk menarik lidah si wanita. Mereka yang memakai topeng ini dipastikan tidak akan bisa berbicara karena lidahnya ditarik dan sakitnya luar biasa. Belum cukup, setelah memakai topeng besi ini seorang wanita akan diarak keliling kota dan dicaci maki masyarakat.

3. Spanish Donkey
Spanish Donkey merupakan alat penyiksa wanita yang terbentuk dari balok kayu segitiga yang ditopang menggunakan 2 batang kayu. Pada bagian atasnya dibuat runcing ditambah paku atau kawat yang muncul di permukaan kayu.

Seorang wanita akan disuruh duduk di alat ini tanpa menggunakan sehelai benang pun. Agar lebih kejam, biasanya kedua kaki wanita diberi pemberat supaya tidak bisa bergerak. Meski sangat sederhana, namun nyaris mustahil seorang wanita bisa bertahan hidup di Spanish Donkey.

4. Spanish Spider
Alat penyiksa selanjutnya adalah Spanish Spider. Benda ini sangat terkenal di negara Jerman untuk menyiksa wanita. Mereka yang ketahuan melakukan zina atau aborsi akan dicengkeram menggunakan Spanish Spider.

Cara kerja alat ini adalah dengan membakarnya terlebih dahulu. Setelah panas yang dihasilkan cukup, benda ini akan dicapitkan di payudara wanita  dan ditarik secara brutal hingga payudara robek. Selain untuk payudara, benda ini juga bisa merobek bagian pantat wanita.

Hukuman menggunakan Spanish Spider biasanya dilakukan di depan anak dari wanita yang bersangkutan. Hal ini dimaksudkan supaya memberikan efek jera bagi generasi selanjutnya.

5. Pear of Anguish
Selain menggunakan Spanish Spider, masih ada alat Pear of Anguish yang dikhususkan untuk menyiksa wanita yang ketahuan melakukan aborsi. Seperti bangsa Eropa tempo dulu benar-benar tidak bisa menerima kasus pengguguran anak sehingga menciptakan benda-benda aneh untuk menyisa wanita.

Pear of Anguish merupakan alat berbentuk seperti buah pear yang terbuat dari besi. Alat ini akan dimasukkan ke dalam organ intim wanita. Setelah masuk cukup dalam, eksekutor akan memutar bagian pegas yang secara otomatis membuat besi tadi mekar di dalam bagian kewanitaan.

Jangan ditanya lagi tentang rasa sakitnya. Tidak ada wanita yang sanggup bertahan sampai penyiksaan berakhir. Umumnya mereka sudah tewas beberapa saat setelah Pear of Anguish masuk ke dalam bagian sensitif wanita.

R24/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru