riau24 Korban Meninggal Bus Maut Almasar Terima Santunan dari Jasa Raharja | Berita Riau
Selasa, 25 Juli 2017

Pekanbaru

Korban Meninggal Bus Maut Almasar Terima Santunan dari Jasa Raharja

0
Korban Meninggal Bus Maut Almasar Terima Santunan dari Jasa Raharja
Berita Riau -  Korban Meninggal Bus Maut Almasar Terima Santunan dari Jasa Raharja
Riau24.com- Kecelakaan tunggal bus Almasar yang terjadi di jalan lintas Duri-Pekanbaru, tepatnya di KM 83 Kandis, kabupaten Siak, telah menyebabkan satu orang meninggal dunia dan puluhan luka-luka.

Berdasarkan keterangan Kepala Cabang Jasa Raharja Riau H Widayana SE MM, atas adanya informasi tersebut, Jasa Raharja cabang Riau dengan sistem jemput bola langsung membayarkan santunan dan jaminan kepada korban meninggal dan luka-luka.

"Ketika kita mendapatkan informasi tersebut. Kita langsung melakukan
jemput bola untuk memberikan santunan kepada korban meninggal dunia. Dan kita juga sudah bayarkan kepada ahli waris korban yang meninggal bernama Amla yang berprofesi sebagai PNS Dishub Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, sebesar Rp 50 juta," katanya dalam keterangan pers, Senin, 17 Juli 2017.

Pemberian santunan dari Jasa Raharja tersebut diberikan kepada ahli waris atas nama Jasmidar yang merupakan istri dari korban yang tinggal di Jalan Siak, Gang Teuku Umar, Bengkalis, Riau.

Dijelaskan Widayana, jumlah keseluruhan korban bus Almasar adalah 21 korban dengan rincian, satu korban meninggal dunia, enam korban luka berat masing-masing di rawat di RS Syafira dan RS Awal Bros Panam. Sedangkan untuk korban luka ringan sebanyak 14 orang, sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Dari data korban luka maupun berat tersebut, pihak Jasa Raharja cabang Riau memberikan jaminan kepada masing-masing korban luka berat maupun ringan maksimal sebesar Rp 20 juta.

"Dengan adanya bantuan kerja sama dari mitra kita yakni pihak
kepolisian dan Rumah Sakit, kita juga merasa sangat terbantukan atas informasi yang mereka berikan. Sehingga kita juga bisa langsung bergerak untuk memberikan santunan korban meninggal dunia maupun jaminan biaya pengobatan korban laka lantas," paparnya lagi.

Jasa Raharja sendiri tetap berkomitmen untuk memberikan santunan sesuai dengan target yakni maksimal dua hari. Meskipun, lanjut Widayana, secara nasional target pembayaran santunan kepada korban laka lantas selama tujuh hari.

"Kita di Riau maksimal pemberian santunan itu selama dua hari sudah
bisa di bayarkan. Bahkan, pada saat liburpun kita tetap bisa bayarkan santunan kepada korban melalui BRI," tambah Widayana.

Ketika ditanyai mengenai jumlah santunan yang telah dibayarkan mulai dari bulan Januari hingga bulan Juni 2017, Jasa Raharja cabang Riau telah membayarkan santunan sebesar Rp 3,6 miliar.

Namun, jika dibandingkan pada periode yang sama pada Juni 2016 lalu, pihaknya telah membayarkan santunan dengan nilainya Rp 2,6 miliar. Dari perbandingan tersebut, terdapat kenaikan sebesar Rp 1 miliar atau naik sebesar 40 persen

"Kenaikan tersebut diakibatkan adanya Peraturan Menteri Keuangan No 15 dan 16 tahun 2017 yang salah satunya mengatur tentang kenaikan besaran santunan bagi korban luka-luka, cacat tetap, meninggal dunia dan santunan penggantian biaya penguburan sebesar 100 persen," tutupnya.

R24/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru