riau24 Hardi Yacub Dinobatkan Menti Rajo, Suku Paliang Soni Kenegerian Sentajo | Berita Riau
Senin, 21 Agustus 2017

Seni Budaya

Hardi Yacub Dinobatkan Menti Rajo, Suku Paliang Soni Kenegerian Sentajo

0
Hardi Yacub Dinobatkan Menti Rajo, Suku Paliang Soni Kenegerian Sentajo
Berita Riau -  Hardi Yacub Dinobatkan Menti Rajo, Suku Paliang Soni Kenegerian Sentajo
Kuansing, Riau24.comGuna meningkatkan lembaga adat khususnya di Kenegerian Sentajo, para Datuk Penghulu nan Barompek Kenegerian Sentajo merestui Hardi Yacub sebagai Menti Rajo Suku Paliang Soni.

Penobatan Hardi Yacup sebagai Menti Rajo dikarenakan yang memegang jabatan sebagai Menti Rajo sudah meninggal dunia.

Penobatan (Lambuak) Menti Rajo tersebut dilaksanakan di rumah Godang (Rumah Adat), Suku Paliang Soni Kenegerian Sentajo yang dihadiri orang 16 (Orang Adat) dari suku nan ompek yakni, Suku Paliang, Suku Caniago, Suku Patopang dan Suku Malayu.

Prosesi Penobatan Hardi Yacub sebagai Menti Rajo langsung di restui oleh Penghulu yakni Datuk Sinaro (Suku Caniago), Datuk Penghulu Malin (Suku Paliang), Datuk Penghulu Kayo (Suku Patopang), dan Datuk Penghulu Bungsu (Suku Melayu).

Acara penobatan tersebut juga dihadiri para Menti, Dubalang, Tuo Kampuang, Kotik serta para cucu - kemenakan dari Suku Paliang Soni.

Dengan meninggalnya Menti Rajo suku Paliang Soni, maka diwajibkan untuk mencari penggantinya.

Sebelum jabatan Menti Rajo diberikan maka para pemegang jabatan Adat dari Suku Paliang Son,i mengadakan musyawarah dan menunjuk langsung siapa yang dipercaya dan patut memegang jabatan Menti tersebut, yang sesuai dengan alur dan silsilah bak kato urang Adat "Upiah Jatuah Ka Pangkal".

Pada kesempatan itu Datuk Sanaro H Agus Salim dalam arahannya menuturkan, "Jabatan sebagai Menti Rajo merupakan amanah yang harus dipikul demi kebaikan cucu - kemenakan dan tegaknya Marwah dalam Adat Kenegerian Sentajo", ujarnya.

Dirinya juga berharap Menti Rajo yang baru dinobatkan, mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Salah satu tugas seorang Menti membina cucu-kemenakan dalam istilah Adat "Maukuar Samo Panjang, Mambagi Samo Banyak, Manimbang Samo Borek", artinya seorang menti harus berlaku adil tidak membedakan para cucu-kemenakan dan tidak boleh berat sebelah dalam menyelesaikan berbagai persoalan dalam mengurus para cucu - kemenakan.

Sementara Hardi Yacub menuturkan, ia akan menjalankan tugasnya sebagai seorang Menti Rajo dalam kerapatan Adat Kenegerian Sentajo terutama dalam Suku Paliang Soni.
Dirinya akan mengemban tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan akan mengikuti aturan yang ada di dalam hukum Adat dan akan mengikuti aturan dan larangan seorang Menti.

Lebih lanjut dikatakan mantan Kepala Bappeda Kuansing, dirinya akan selalu berusaha untuk membina dan mengatur para cucu - kemenakan. "Mudah-mudahan peradaban Adat di Kenegerian Sentajo akan tetap bertahan dan langgeng selamanya," harap Hardi Yacub.   (***)




R24/zar

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru