riau24 Sidang SK Bodong, Rekaman Bahas Kuitansi Palsu dan Aliran Dana ke Oknum Pejabat Teras Rohul | Berita Riau
Sabtu, 19 Agustus 2017

Pemalsuan

Sidang SK Bodong, Rekaman Bahas Kuitansi Palsu dan Aliran Dana ke Oknum Pejabat Teras Rohul

0
Sidang SK Bodong, Rekaman Bahas Kuitansi Palsu dan Aliran Dana ke Oknum Pejabat Teras Rohul
Berita Riau -  Sidang SK Bodong, Rekaman Bahas Kuitansi Palsu dan Aliran Dana ke Oknum Pejabat Teras Rohul
Rohul, Riau24.comPada sidang lanjutan perkara penipuan SK tenaga honor di Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, Rokan Hulu (Rohul), Rabu 9 Agustus 2017 sore, menguak fakta baru.
 

Sidang yang dipimpin Ketua Hakim Sarudi SH dengan anggota Irpan Hasan Lubis SH, dan Budi Setyawan SH,‎ mendengarkan rekaman percakapan antara tersangka Ika diduga dengan terdakwa Iskandar Muda‎, termasuk terdakwa Muharmi.

 
Dalam percakapan ketiganya, menguak soal indikasi pemalsuan tiga kuitansi saat penyerahan uang, hingga aliran dana kepada dua oknum pejabat teras Pemkab Rohul.

 
Dalam sidang itu, majelis Hakim meminta Kuasa Hukum terdakwa Muharmi, Desi Handayani SH, mencopy rekaman percakapan dan mendokumentasikan ke compact disk atau CD. Selain itu, hakim meminta file dikirim via bluetooth sebagai pembanding.

 
‎Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohul Junaidi menyatakan, bahwa rekaman antara Ika dengan terdakwa Iskandar Muda, dan terdakwa Muharmi tidak ada kaitannya dengan perkara dengan pemohon Masitoh Tambusai yang tengah disidangkan.

 
Dimana dalam percakapan yang memakai handphone berdurasi sekira 13 menit  tegas Junaidi, membahas soal indikasi pemalsuan kuitansi yang diakui terdakwa Muharmi bukan ditandatangani dirinya, melainkan oleh terdakwa Iskandar Muda.

 
Tetapi, terdakwa Iskandar menyanggah suara laki-laki dalam rekaman tersebut. Dirinya mengaku, itu bukan suaranya.

Desi Handayani selaku Kuasa Hukum terdakwa Muharmi pada rekaman yang didengarkan membahas pemalsuan tandatangan Muharmi yang dilakukan Iskandar Muda, penyerahan uang Masitoh kepada Muharmi, termasuk aliran dana ke dua oknum pejabat.

 
Ditanya terkait soal sanggahan dari terdakwa Iskandar yang mengaku bukan suaranya di rekaman percakapan tersebut,‎ Desi menegaskan bahwa "Itu hak dia menyanggah".‎ Diagenda sidang lanjutan Rabu 18 Agustus 2017 mendatang, nantinya akan mendengarkan keterangan dari ketiga saksi terdakwa, yakni Romi, Iskandar Muda, dan Muharmi.
 

Humas PN Pasir Pangaraian, Irpan Hasan Lubis juga anggota Majelis Hakim menegaskan, rekaman percakapan berbahasa daerah itu, ada tiga kuitansi yang diindikasi dipalsukan. Bukti rekaman percakapan bisa menjadi keterlibatan pihak lain. 
 
Namun hal itu harus bisa dibuktikan oleh terdakwa, termasuk penyetoran uang yang diakui terdakwa Romi disetorkan kepada dua oknum pejabat Rohul.   (***)



R24/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru