riau24 Tangan Diborgol, Kaki Dirantai, Beginilah Penampakan Tentara Yang Pukul Polisi di Pekanbaru | Berita Riau
Sabtu, 19 Agustus 2017

Pemukulan Polisi

Tangan Diborgol, Kaki Dirantai, Beginilah Penampakan Tentara Yang Pukul Polisi di Pekanbaru

0
Serda Nopriadi Wira Sinaga di dalam sel/foto: detik.com
Berita Riau -  Tangan Diborgol, Kaki Dirantai, Beginilah Penampakan Tentara Yang Pukul Polisi di Pekanbaru
Riau24.com- PEKANBARU - Sempat terlihat begitu garang saat menghajar polisi lalu lintas, anggota Korem 031 Wiba Bima, Serda Nopriadi Wira Sinaga terlihat lesu tak berdaya. Wira kini mendekam di sel Detasemen Polisi Militer 1/3 Kodam I Bukit Barisan di Pekanbaru.

Berdasarkan pantauan wartawan, Jumat (11/8/2017), Komandan Korem WB Brigjen TNI Abdul Karim bersama jajarannya meninjau langsung ke ruangan tahanan di Denpom Pekanbaru di Jl A Yani, Pekanbaru. Tampak Serda Wira Sinaga dalam sel mengenakan baju kuning dengan kaki dan tangan diborgol. Anggota ini sendirian dalam sel.

Dalam kesempatan ini, Danrem WR Brigjen Abdul Karim menegaskan bahwa anggota yang melakukan tindakan yang melanggar ketentuan tetap ditindak tegas. "Benar, anggota kita ini telah memukul anggota Polantas sebagaimana video yang telah viral," kata Abdul Karim.

Orang nomor satu di jajaran TNI di Riau ini menyebutkan anggota tersebut tetap akan menjalani proses hukum. "Ya ini tetap akan kita proses. Benar, waktu kejadian anggota kita tidak menggunakan helm dan memukul anggota Polantas itu," tutur Abdul Karim seperti dilansir detik.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, video berdurasi 60 detik mendadak viral di media sosial, Kamis malam, 10 Agustus 2017. Video itu memperlihatkan seorang aparat berbaju dinas hijau mengamuk dan menghardik anggota Polisi Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Riau, yang juga memakai baju dinas serta berompi hijau.

Tidak jelas apa yang dikatakan oleh aparat berbaju dinas hijau itu. Namun dalam video itu dia terlihat menempeleng sang polisi memakai helm dan juga menendang sepeda motornya.

Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Polisi Susanto dalam keterangan persnya menjelaskan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, persisnya di depan pusat perbelanjaan Sukaramai atau Ramayana.

Dia menyebut Polantas itu bernama Bripka Yoga Vernando dari Satlantas Pekanbaru. Kala itu, Yoga tengah melaksanakan patroli di sana.***

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru