riau24 Sungguh Tragis, Susah-susah Sedekah tapi Pahalanya Malah Hangus, Ini Dia Sebabnya | Berita Riau
Sabtu, 19 Agustus 2017

Kajian Islam

Sungguh Tragis, Susah-susah Sedekah tapi Pahalanya Malah Hangus, Ini Dia Sebabnya

0
ilustrasi
Berita Riau -  Sungguh Tragis, Susah-susah Sedekah tapi Pahalanya Malah Hangus, Ini Dia Sebabnya

Riau24.com - Di antara amal kebaikan yang banyak dilakukan kaum muslimin adalah memberi sedekah. Sedekah merupakan saham akhirat yang akan mengalir terus pahalanya walaupun penyumbangnya telah meninggal dunia.

Dari Amru bin Auf r.a katanya Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya sedekah seseorang Islam itu memanjangkan umur dan mencegah daripada mati dalam keadaan teruk dan Allah SWT pula menghapuskan dengan sedekah itu sikap sombong, takabur dan membanggakan diri (dari pemberiannya).” (Hadis Riwayat Bukhari)

Hadis di atas menjelaskan bahwa selain sedekah wajib, yaitu zakat harta, zakat fitrah dan sebagainya/ Umat Islam umumnya digalakkan memberi sedekah (selain wajib) sebagai tanda bersyukur di atas segala nikmat yang dikaruniakan oleh Allah SWT.

Namun ternyata ada beberapa sedekah yang tidak diterima oleh Allah, walaupun bentuk sedekahnya sendiri diterima oleh manusia, yaitu tidak dilakukan dengan ikhlas atau mempunyai tujuan lain bukan karena Allah. Berikut ini ada lima sedekah yang tidak akan diterima.


1. Sedekah dari Hasil Penipuan

Pada dasarnya sedekah atau memberikan barang berharga yang kita miliki kepada orang tanpa pamrih adalah perbuatan mulia dan sangat dianjurkan oleh agama. Namun, jika memberikan sesuatu atau hasil dengan cara yang tidak halal (penipuan), maka Allah tidak akan menerima, seperti hadis yang akan dijelaskan di bawah ini.

Abdullah ibnu Umar menjawab,”Allah tidak menerima shalat (doa) tanpa bersuci dan tidak menerima sedekah dari hasil penipuan (hasil yang tidak halal)”. (HR. Muslim).

2. Sedekah yang Diungkit-ungkit

Menyebut-nyebut pemberian sedekah maksudnya adalah menyebut-nyebut pemberian sedekah di hadapan orang yang diberi sedekah untuk menunjukkan kelebihan dirinya dibanding orang yang diberi sedekah tersebut.

Seperti misalnya si A memberikan sedekah kepada si B. Dia selalu menyebt-nyebut sedekah pemberiannya tersebut di hadapan si B. Seperti ini adalah termasuk perbuatan yang tercela seperti tersebut dalam ayat di atas. Perbuatan ini mencakup seluruh bentuk sedekah, baik itu sedekah terhadap teman, tetangga, kerabat, maupun istri dan anak-anaknya.


3. Sedekah karena Riya

Riya adalah perbuatan seorang hamba menampakkan amalnya kepada manusia karena ingin mendapat pujian. Jika seseorang riya’ dalam amalan sedekahnya maka akan menghapus pahala sedekah tersebut.

Allah berfirman; "Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya." (QS. An-Nisa:38)


4. Sedekah dari Sesuatu yang Buruk

"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS.Al-Baqarah: 267)


5. Sedekah Orang Kafir dan Sedekah karena Terpaksa

"Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan (terpaksa). (QS. At-Taubah:54)

Nah, jangan sampai niat sedekah kita dibelokkan dan akhirnya bukan mendapat pahala melainkan dosa, naudzubillah. Ulurkanlah sedekah sehingga tangan kiri tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanan karena itulah lambang kejujuran dan keihklasan hanya karena Allah SWT.***

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru