riau24 Video Dua Perwira TNI AU Kelahi Jadi Viral, Ini Penjelasan Kadispen | Berita Riau
Senin, 21 Agustus 2017

Konflik Perwira

Video Dua Perwira TNI AU Kelahi Jadi Viral, Ini Penjelasan Kadispen

0
Dua Perwira TNI AU Kelahi
Berita Riau -  Video Dua Perwira TNI AU Kelahi Jadi Viral, Ini Penjelasan Kadispen
Riau24.com - JAKARTA - Dua perwira menengah atau Pamen TNI AU terlibat perkelahian. Akibat adu fisik tersebut, salah seorang perwira tampak mengalami pendarahan di bagian hidungnya. Peristiwa ini terekam video yang belakangan menjadi viral di media sosial.

Dalam video yang berdurasi hanya sekitar satu menit itu terlihat seorang Pamen, belakangan diketahui sebagai Ses Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut (Lakesgilut) Letnan Kolonel drg. Siswanto dan seorang rekannya tengah memegangi gagang pintu. drg.Siswanto dengan wajah bersimbah darah ditemani seorang rekannya terus memegangi gagang pintu.

Di dalam ruangan yang berusaha mereka kunci itu terdengar suara seseorang berteriak-teriak. Pamen TNI yang berada di dalam ruangan itu adalah Kolonel Andi Herwanto. Kericuhan kedua Pamen TNI ini dikabarkan terjadi pada Jumat siang, sekitar pukul 14.30 di kantor Lakesgilut Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Sempat beredar kabar, drg. Siswanto dipukul hingga hidungnya mengeluarkan darah.

Menurut  Kadispen TNI AU, Marsekal Pertama TNI Jemi Trisonjaya, keributan yang terjadi antara dua Pamen TNI AU itu adalah kesalahpahaman. "Kejadian bermula dari adanya kegiatan rutin di lingkungan Lakesgilut oleh Ses Lakesgilut Letkol kes drg. Siswanto berupa pengarahan dan teguran terhadap bawahannya. Salah seorang yang mendapat teguran adalah drg. Lini, yang juga istri Kolonel lek Andi Herwanto," ujar Jemi, Sabtu pagi, 12 Agustus 2017.

Menurut Jemi, Andi Herwanto, kemudian mendatangi drg. Siswanto untuk mengonfirmasi tentang arahan yang disampaikan ke istrinya. Pertemuan yang awalnya hanya diskusi, namun terjadi salah paham, sehingga keduanya bersitegang. "Saat itu, secara tak sengaja hidung Letkol kes drg.Siswanto terbentur kepala Kolonel lek Andi Herwanto, sehingga berdarah," ujar Jemi seperti dilansir viva.co.id.

Ia juga memastikan, bahwa berita yang beredar tentang terjadinya pemukulan adalah tidak benar.

Karena tak ingin kesalahpahaman terus berlanjut, Jemi menambahkan, maka Letkol kes drg. Siswanto segera keluar ruangan dan mengunci Kolonel lek Andi Herwanto di dalam ruangan kerjanya. Tujuannya, untuk menurunkan emosi kedua pihak, agar ketegangan tidak semakin tinggi.

Jemi memastikan, ketegangan antara kedua Pamen TNI AU itu saat ini sudah reda dan kedua pihak sudah didamaikan oleh Pomau Lanud Halim dan keduanya juga sudah saling memaafkan.***
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru