riau24 Garam Mengandung Plastik Menyebar di Dunia, Kesehatan Manusia Terancam | Berita Riau
Minggu, 24 September 2017

PANGAN

Garam Mengandung Plastik Menyebar di Dunia, Kesehatan Manusia Terancam

0
ilustrasi
Berita Riau -  Garam Mengandung Plastik Menyebar di Dunia, Kesehatan Manusia Terancam
Riau24.com - Garam biasa digunakan dihampir semua makanan bahkan kue sekalipun, agar rasanya terasa sedikit asin atau gurih. Tetapi siapa sangka, jika garam kini cukup berbahaya untuk dikonsumsi. Bukan karena mengandung bahan beracun, tetapi saat ini dihampir seluruh penjuru dunia terdapat garam yang ternyata mengandung plastik.

Potongan-potongan kecil plastik ini telah ditemukan di banyak garam laut yang dijual di Inggris, Eropa, Amerika Serikat dan China. Lantas apakah garam ini diproduksi dengan menambahkan plastik di dalamnya?

Dikutip dari Daily Mail (10/9/2017), garam laut yang dipanen dari lautan di seluruh dunia ini, ternyata telah terkontaminasi plastik, dan hal ini telah dibuktikan oleh para ilmuwan.

Ini menegaskan bahwa, sampah plastik yang berada di laut telah banyak yang dipecah dan masuk ke makanan kita.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa ikan seperti ikan cod, serta kerang dan krustasea termasuk scampi yang tertangkap di lepas pantai Inggris, juga mengandung partikel plastik.

Sherri Mason, seorang profesor di Universitas Negeri New York di Fredonia, mengatakan: "Plastik tidak hanya meresap dalam masyarakat kita dalam hal penggunaan sehari-hari, tapi juga meresap di lingkungan."

Profesor Mason berkolaborasi dengan para periset di University of Minnesota untuk memeriksa mikroplastik dalam garam, bir dan air minum. Penelitiannya melihat 12 macam garam, termasuk sepuluh garam laut dari seluruh dunia, yang dijual di toko kelontong Amerika Serikat.

Awal tahun ini, ilmuwan asal Prancis, Inggris dan Malaysia menguji 17 jenis garam dari delapan negara. Semua, kecuali satu, berisi partikel plastik kecil.

Peneliti percaya bahwa begitu plastik masuk ke laut, mereka menjadi magnet bagi racun dan polutan. Para ilmuwan pertama kali menemukan plastik dalam garam di China pada tahun 2015.

Sementara itu, penelitian oleh para ahli di University of Exeter telah menemukan bahwa seluruh rantai makanan makhluk laut--mulai dari zooplankton hingga krustasea atau copepoda, kerang, kepiting, lobster dan ikan--telah terkontaminasi secara efektif oleh mikroplastik.***

Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru