riau24 ICW: Riau Masuk 20 Provinsi Dengan Korupsi Kesehatan Terbesar | Berita Riau
Jumat, 22 September 2017

Pekanbaru

ICW: Riau Masuk 20 Provinsi Dengan Korupsi Kesehatan Terbesar

0
Ilustrasi
Berita Riau -  ICW: Riau Masuk 20 Provinsi Dengan Korupsi Kesehatan Terbesar
Riau24.com- Indonesian Corruption Watch (ICW) telah melakukan penelitian terhadap korupsi sektor kesehatan di Provinsi Riau. Salah satu pihak ICW, Egi Yoga menyebut Riau masuk dalan 20 provinsi dengan korupsi kesehatan terbesar.


Riau, kata dia, berada pada peringkat ke 19 sebelum Nusa Tenggara Barat di tingkat 19 dan Sulawesi Barat di tingkat 20. Sementara provinsi pertama yang memiliki korupsi kesehatan paling banyak ada di Provinsi Sumatera Utara, lalu disusul Jawa Barat.


"Di Riau, objek korupsi kesehatan terbesar adalah infrastruktur Puskesmas sebanyak 3 kasus, dana obat-obatan 1 kasus, dan dana alat kesehatan 1 kasus," ungkap Egi.


Selain itu, Egi juga mengungkapkan beberapa jabatan tersangka korupsi kesehatan di Provinsi Riau.


"Paling tinggi adalah PNS sebanyak 8 kasus, swasta 6 kasus, pejabat di RSUD 1 kasus, dan tidak diketahui sebanyak 7 kasus," ujarnya.


Secara nasional, objek korupsi terbesar adalah dana alat kesehatan dengan jumlah 107 kasus dan merugikan negara mencapai Rp543,1 miliar. Lalu korupsi infrastruktur rumah sakit sebanyak 15 kasus dengan kerugian negara Rp47,4 miliar, dana obat-obatan 13 kasus dengan kerugian negara Rp24,6 miliar, infrastruktur Puskesmas 13 kasus kerugian negara Rp83 miliar, sarana prasarana rumah sakit 9 kasus kerugian negara Rp5 miliar, dana alat kontrasepsi 7 kasus kerugian negara Rp33,5 miliar, sarana prasarana Puskesmas 6 kasus kerugian negara Rp17,8 miliar, dana operasional rumah sakit 4 kasus kerugian negara Rp6,5 miliar, dan pengadaan lahan rumah sakit 4 kasus kerugian negara Rp1,2 miliar.


"Sembilan belas provinsi dengan korupsi kesehatan terbesar adalah Sumatera Utara dengan 36 kasus, Jawa barat 15 kasus, Nasional 14 kasus, NTT 13 kasus, Jawa Timur 11 kasus, Aceh 10 kasus, Kepulauan Riau 9 kasus, Lampung 9 kasus, Sulawesi Selatan 9 kasus, Banten 8 kasus, Jambi 8 kasus, Jawa Tengah 7 kasus, Sumbar 7 kasus, Gorontalo 6 kasus, Kalimantan Tengah 6 kasus, Kalimantan Barat 5 kasus, Maluku 5 kasus, NTB 4 kasus, dan  Sulawesi Barat 4 kasus," jelasnya.


R24/uci


Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru