riau24 Menjual Anak Perawan Ke Bordir Hingga Dijadikan Pelacur, 5 Prostitusi Kuno Ini Populer Hingga Sekarang | Berita Riau
Selasa, 26 September 2017

TAHUKAH ANDA

Menjual Anak Perawan Ke Bordir Hingga Dijadikan Pelacur, 5 Prostitusi Kuno Ini Populer Hingga Sekarang

0
Devadasi
Berita Riau -  Menjual Anak Perawan Ke Bordir Hingga Dijadikan Pelacur, 5 Prostitusi Kuno Ini Populer Hingga Sekarang
Riau24.com-  Ada banyak tipe dan macam prostitusi sepanjang sejarah. Sebab Prostitusi telah ada sejak awal sejarah yang tercatat dan terus tumbuh dan berkembang hingga sekarang.


Di antara prostitusi tersebut ada beberapa yang begitu terkenal, dan juga masih ada hingga sekarang. Berikut ini 5 prostitusi kuno paling terkenal di dunia jalan tikus 7 September 2017 .


1. Devadasi

Seorang Devadasi merupakan wanita yang dipaksa masuk ke dalam dunia prostitusi demi sebuah pelayanan terhadap dewi kesuburan, Yellamma. Ketika seorang anak mencapai masa pubertas, orang tua mereka akan melelang keperawanan putri mereka sendiri.


Setelah itu putri mereka akan didedikasikan untuk dewi dan menghabiskan sisa hidup mereka sebagai pelacur dalam nama Yellamma.


Praktik ini telah menjadi
bagian rutin dari agama Yellamma selama berabad-abad. Meskipun pada tahun 1988 pemerintah India telah melarang praktik ini, nyatanya sampai sekarang Devadasi masih ada.


2. Ying-chi

Ying-chi bisa dibilang adalah prostitusi resmi pertama yang ada dalam sejarah China. Sekitar tahun 100 SM, awal pertama Ying-chi di bentuk oleh Kaisar Wu, yang merekrut perempuan untuk 'menemani' dan menghibur pasukannya dalam perjalanan panjang.


Ying-chi secara harfiah diartikan sebagai 'Camp pelacur'. itulah mengapa diberikan tugas seperti sebutan mereka. Namun, mereka bisa dibilang pelacur terhormat yang begitu populer, karena peran mereka tak hanya 'menemani' namun juga memberikan para pria sebuah persahabatan.


3.Comfort Women

Disebut Comfort Women yang ada pada zaman Perang Dunia II adalah sebuah kisah kelam yang sering diabaikan dalam sejarah. Dimulai pada tahun 1932, militer Jepang mulai merekrut perempuan yang sebagian besar berasal dari Korea, untuk bekerja di sebuah tempat yang disebut 'Comfort Station'. Para wanita ini dijanjikan pekerjaan, namun mereka tidak tahu bahwa tempat ini merupakan rumah bordil untuk para tentara Jepang.


Sebanyak 200.000 perempuan dikirim menjadi wanita penghibur, dan diperkirakan hanya ada antara 25 - 30 persen dari mereka yang berhasil selamat dari penderitaan mereka. Banyak gadis muda, bahkan hingga yang benar-benar muda berumur 11 tahun dipaksa untuk 'melayani' dimana saja dari 50 hingga 100 orang yang berbeda setiap harinya. Pada 2014 tercatat hanya ada 55 wanita yang diketahui masih hidup.


4. Mut'ah

Mut'ah atau yang lebih terkenal di negara kita dengan sebutan kawin kontrak, merupakan salah satu praktik yang cukup kuno dari sekitar tahun 630 Masehi. Awalnya Mut'ah adalah sebuah pernikahan dengan batas waktu yang ditentukan, yang dilakukan sebagai jalan keluar bagi para tentara Islam di medan perang, dan juga saat masa transisi dari jahiliyah, setelahnya praktik ini dilarang dan diharamkan.


Namun, hal ini malah melahirkan sebuah praktik prostitusi baru yang diselimuti oleh 'gimmick' agama, bahkan hingga sekarang praktik itu masih saja terjadi, begitu juga di negara kita Indonesia. Islam sendiri melarang keras adanya praktik nikah Mut'ah atau kawin kontrak, karena dianggap sebagai celah untuk melakukan zina secara terselubung.


5. Ganika

Ganika adalah sebuah versi India dari Geisha di Jepang. Sebagai Ganika mereka tidak akan pernah menikah dan juga tidak menjanda, mereka lolos dari stigma sosial janda, karena janda dianggap sebagai pertanda buruk dan bahkan dilarang tampil di tempat umum.

Masyarakat India mengakui sembilan jenis pelacur dan Ganika adalah tingkatan yang paling elit dalam hierarki ini. Ganika akan diberikan tempat terhormat dan bahkan dilindung undang-undang negara. Mereka biasanya disajikan untuk para kaum bangsawan. (***)


R24/iko


Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru