riau24 Genjot PAD, Kebun Karet Milik Pemda Kuansing Akan Di Kelola Pihak Swasta | Berita Riau
Jumat, 22 September 2017

KUANSING

Genjot PAD, Kebun Karet Milik Pemda Kuansing Akan Di Kelola Pihak Swasta

0
pemkab kuansing
Berita Riau -  Genjot PAD, Kebun Karet Milik Pemda Kuansing Akan Di Kelola Pihak Swasta
Riau24.com , Kuansing - Pemkab Kuansing ternyata memiliki kebun untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik Perkebunan Karet maupun perkebunan sawit yang jumlahnya sangat luas.
 
Jika kebun Pemda tersebut dikelola dengan baik, sudah barang tentu akan mampu memberikan pemasukan terhadap PAD dan juga peningkatan terhadap APBD Kuansing, yang selama ini masih dinilai kurang.
 
Menurut Kepala Dinas Pertanian Kuantan Singingi, Ir. H. Maisir kepada Riau24.Com diruang kerjanya mengatakan bahwa, Pemkab Kuansing memiliki kebun karet seluas 100 hektar yang berlokasi di Desa Jake Kecamatan Kuantan Tengah.
 
Kebun karet Pemkab Kuansing tersebut merupakan musim tanam Tahun 2005, diatas lahan seluas 100 hektar dan dari 100 hektar ternyata yang masih produktif hanya sekitar 54 hektar, atau kurang lebih separuh tanaman karet tidak produktif lagi (jarang tumbuh), Ujarnya.
 
" Hampir separuh kebun karet Pemkab Kuansing tidak baik, karena kurang terawat dan pengelolaan yang kurang baik pula,"Paparnya.
 
Sementara untuk PAD pada tahun 2016 lalu, katanya, hanya menerima sekitar Rp. 400 Juta. Ini dinilai sangat sedikit jika dibandingkan penerimaan PAD pada tahun 2017, sampai kwartal pertama di bulan april lalu telah mencapai sekitar Rp. 300 Juta, yang seharusnya diperoleh Rp. 900 juta.
 
" Karena hasil kebun karet Pemkab itu kurang memuaskan, dan hasilnya juga dinilai kurang Serta untuk meningkatkan pengelolaan dan pengembangan kebun karet Pemda, maka sejak awal bulan april lalu, pekerjaan penyadapan karet Pemda dihentikan untuk sementara waktu," Tuturnya.
 
Diberhentikannya penyadapan kebun karet Pemda sejak april lalu (sudah lima bulan), karena dinilai sistem pengelolaannya yang tidak tepat. Bahkan para penyadap (tukang potong karet) minta bagi hasil, dan Pemda hanya menerima hasil bersihnya saja lagi," Sebutnya.
 
Oleh karena itu, katanya, saat ini Dinas Pertanian akan membuat kontrak kerja atau perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga untuk mengelola kebun karet Pemda. " Kita sudah sampaikan ke BPKP untuk pengelolaan kepada pihak ketiga, dan oleh BPKP dibenarkan. Makamya dalam waktu dekat ini kita akan lakukan rapat,," tambahnya.
 
Direncanakan nantinya BPKP yang akan menunjuk, dan untuk mencari siapa akan mengelolanya maka akan disayembarakan. Sebab Pihak ketiga tersebut bisa saja berbentuk Koperasi, Gapoktan, dan Badan Usaha lainnya. " Tukasnya.





R24/zar 

Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru