riau24 Delapan Tahun Hidup Membusuk, Seperti Ini Kisah Tukang Jagal Umat Muslim Asal Israel | Berita Riau
Minggu, 24 September 2017

TAHUKAH ANDA

Delapan Tahun Hidup Membusuk, Seperti Ini Kisah Tukang Jagal Umat Muslim Asal Israel

0
Delapan Tahun Hidup Membusuk, Seperti Ini Kisah Tukang Jagal Umat Muslim Asal Israel
Berita Riau -  Delapan Tahun Hidup Membusuk, Seperti Ini Kisah Tukang Jagal Umat Muslim Asal Israel
Pekanbaru, Riau24.com - Kisah tukang jagal Ariel Sharon akan terus diingat oleh warga Palestina. Pria Israel ini merupakan salah satu tokoh kontroversial. Ia tewas setelah delapan tahun tak pernah sadarkan diri dan terus bertahan melawan penyakit yang dideritanya.

Sharon merupakan tokoh kesayangan sayap kanan Israel. Ia terkenal gigih memperjuangkan pemukiman Yahudi di wilayah yang diduduki Israel setelah perang Timur Tengah 1967. Dunia Arab mencercanya karena dianggap mendalangi invasi tahun 1982 di Libanon. Saat itu Israel bersama sekutu membantai warga Palestina di dua kamp pengungsian di Libanon.

Sharon terpaksa mengundurkan diri sebagai menteri pertahanan setelah penyelidikan menemukan dirinya, secara tak langsung bertanggung jawab karena gagal mencegah pembantaian.

Kunjungan provokatifnya ke situs suci al-Haram al-Sharif dianggap memicu intifada kedua Palestina, pada September 2000.

Sharon menemukan popularitasnya kala menjabat sebagai perdana menteri pada 2001-2006. Sebagai pemimpin partai Likud, Sharon terpilih dua kali sebagai perdana menteri. Saat menjabat ia bersumpah untuk memulihkan keamanan Israel.

Sharon yang lahir di Kfar Malal, terkenal dengan suaranya yang berat dan menggelegar. Ia merupakan komandan dengan catatan legendaris di medan perang.

Lahir dari sebuah keluarga Yahudi Belarusia, ia bergabung dengan batalion pemuda paramiliter saat berusia 14 tahun. Kemudian ia bergabung dengan pasukan paramiliter bawah tanah, Haganah.

Sharon pertama mengalami stroke ringan pada Desember 2005. Sebelum akhirnya kembali mengalami perdarahan otak parah pada 4 Januari 2006, yang membuatnya koma hingga kematiannya.

Juru bicara pusat medis Sheba di Tel Avivi Shlomo Noy, menyatakan Sharon wafat setelah delapan tahun mengalami koma. 

Para pejabat sebelumnya mengumumkan pada pekan lalu, kondisi Sharon terus memburuk tajam. Sharon berada dalam kondisi serius, dan seluruh keluarganya telah berada di samping tempat tidur.

"Dia dianggap dalam keadaan kesadaran minimal, dengan pasang surut dalam kondisi medisnya. Komunikasi verbalnya pun minim," ujar Noy.

Meninggal dalam usia 85 tahun, Sharon meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.n Gita Amanda

Saat mantan Perdana Menteri Ariel Sharon dikuburkan Senin, 13 Januari 2014 di ladangnya di Israel selatan, gempa kecil mengguncang wilayah utara negara itu. Israel Institut Geofisika melaporkan kekuatan gempa berkisar 3,5 skala richter .

“Ada kasus serupa di masa lalu di mana sejumlah gempa berkerumun di sekitar waktu yang sama dan tempat, antara lain kasus di Lebanon dan Gilboa, “kata Uri Friedlander, Kepala Israel Geophysical Institute seperti dilansir surat kabar harian Israel , Haaretz yang juga dikutip ibtimes.com.

Amotz Agnon, profesor geologi di Universitas Ibrani di Yerusalem, mengatakan, gempa besar dalam waktu dekat dapat menyebabkan ribuan kematian.

”Dari pengalaman, kita tahu bahwa semuanya tergantung pada waktu hari gempa terjadi, ” kata Agnon. Gempa bumi itu menggegarkan utara Israel ketika Sharon dikebumikan, bukan seakan merayakan kematian Ariel Sharon.


Dr Zainur Rashid Zainuddin, Dekan International Medical University (IMU), Seremban, Malaysia dalam akun situs jejaring social media Facebook mengatakan, peristiwa serupa juga pernah dialami Mustafa Kamal Atarturk (Mantan Perdana Menteri Turki, orang yang bertanggungjawab terhadap runtuhnya Khilafah Islam -Turki pada tahun 1343 H (1924 M).

“Peristiwa seumpama (seperti) ini mungkin memperingatkan kita semasa majlis pengkebumian Mustafa Kamal Atarturk pada satu ketika dulu,”tulisnya di akun Facebook personalnya.

Pada 29 September 1938 Kamal Ataturk mengalami koma selama 48 jam. Pada 9 November, ia mengalami koma kali kedua. Dan sewaktu itulah air dalam perutnya disedot keluar. Kemal kemudian tidak sadarkan diri selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia.

Cara kematiannya begitu menghinakan sekali. Begitu pula setelah kematiannya. Mayatnya tidak dimandikan, tidak dikafankan, tidak disembahyangkan dan tidak dikebumikan dengan segera seperti yang dituntut oleh ajaran Islam. Tetapi sebaliknya, mayatnya diawetkan dan diletakkan di ruang takhta di Istana Dolmabahce selama 9 hari 9 malam.

Setelah 9 hari, barulah mayatnya disembahyangkan, itupun setelah didesak oleh seorang adik perempuannya. Kemudian mayatnya telah dipindahkan ke Ankara dan dipertontonkan di hadapan Grand National Assembly Building. Pada 21 November 1938, dipindahkan pula ke sebuah tempat sementara di Museum Etnografi di Ankara yang berdekatan gedung parlemen Lima belas tahun kemudian yaitu pada tahun 1953, barulah mayatnya diletakkan di sebuah bukit di Ankara.

Mayat Atarturk terpaksa diletakkan dalam keranda timah dan dibawa pula ke satu bukit, mayatnya ditanam di celah-celah batu marmar. Mayat Attaturk tidak pernah dikebumikan dalam tanah. Tiada tanah yang layak untuk menjadi kuburnya. Begitulah cara Allah memberikan azab untuk para penentangNya di dunia ini. Allah SWT berfirman dalam Alquran.

Mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu, 11 Januari 2014  waktu setempat dalam usia 85 tahun.

Zeev Rotstein, direktur umum Sheba Medical Center di Tel Hashomer, mengatakan hasil laboratorium memperlihatkan tanda-tanda infeksi darah yang parah pada Sharon.

Sharon, yang telah mengalami koma selama delapan tahun, beberapa hari terakhir juga menderita gagal ginjal.

Sharon sebelumnya juga telah mengalami kemerosotan fungsi sejumlah organ penting. Rotstein mengatakan itulah yang menjadi faktor penyulit bagi upaya perbaikan kesehatan Sharon.  (***)




R24/dev


Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru