riau24 Sebuah Kisah Mengharukan, Begini Contoh Berlaku Adil Dalam Syariat Islam | Berita Riau
Jumat, 22 September 2017

Kajian Islam

Sebuah Kisah Mengharukan, Begini Contoh Berlaku Adil Dalam Syariat Islam

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Sebuah Kisah Mengharukan, Begini Contoh Berlaku Adil Dalam Syariat Islam
Riau24.com- Ustaz Syamrizal hari ini, Kamis 14 September 2017 menyampaikan mengenai kisah Tabiin Syuraih bin al-Harits al-Kindi dalam mengadili dan mengalahkan dua amirul mukminin dalam majelis taklim hari ini di Masjid Raudhatul Jannah, Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.

Ia mengisahkan, suatu hari, Amirul mukminin Umar bin Khathab radhiyallahu ‘anhu membeli seekor kuda dari seorang dusun. Setelah membayarnya, beliau menaiki kuda tersebut dan bermaksud pulang menuju rumahnya. Namun tak seberapa jauh dari tempat itu, tiba-tiba kuda tersebut menjadi cacat dan tak mampu melanjutkan perjalanan. Maka Umar membawanya kembali kepada si penjual seraya berkata,

“Aku kembalikan kudamu, karena ternyata dia cacat,” ujar Umar.

Hanya saja permintaan Amirul Mukminin ditolak. Pria dusun tersebut berkata, “Tidak wahai Amirul Mukminin. Tadi aku menjualnya dalam keadaan baik.”
Untuk menengahi perselisihan antara amirul mukminin dan pria dusun tersebut disepakati Syuraih bin al-Harits al-Kindi menjadi penengah.

Maka Amirul Mukminin Umar bin Khathab bersama penjual kuda tersebut mendatangi Syuraih. Umar mengadukan penjual itu kepadanya. Setelah mendengarkan juga keterangan dari orang dusun tersebut, Syuraih menoleh kepada Umar bin Khathab sambil berkata, “Apakah Anda mengambil kuda darinya dalam keadaan baik?”

Umar mengangguk membenarkan. Mendengar jawaban tersebut

Syuraih menyampaikan keputusannya mengalahkan amirul mukminin. “Ambillah yang telah Anda beli wahai Amirul Mukminin, atau kembalikan kuda tersebut dalam keadaan seperti tatkala Anda membelinya.”

Umar terperangah, tapi bukan murka melaikan takjub pada keadilan dalam memutuskan masalah. Kekaguman itu lantas membuat Umar memutuskan mengangkat Syuraih menjadi qadhi atau hakim di Kuffah.

Masa jabatan Syuraih menjadi hakim sangat panjang, disebutkan hingga 60 tahun. Tidak hanya bertugas di masa kekhalifahan Umar, tetapi di masa Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Tholib.

Di masa Ali bin Abi Tholib inilah Syaraih kembali mengadili amirul mukminin. Yaitu ketika Ali bin Abi Tholib menggugat seorang Yahudi yang dituduhnya mengambil baju perangnya yang hilang.

Pada akhir persidangan, Syuraih mengalahkan Ali dan memutuskan baju perang tersebut milik Yahudi. Amirul mukminin dinyatakan kalah karena dua saksi yang dihadirkan di tolak. Saksi tersebut adalah budaknya Ali dan anak kandung Ali yang merupakan cucu Nabi Mahammad, saudara kembar Husain, Hasan.

Ali sempat marah karena kesaksian Hasan ditolak Syuraih. Dengan lantang Ali berkata pada Syuraih, "Bagaimana engkau bisa menolak kesaksian pemuda yang dijamin masuk surga dan disebut Rosul akan jadi penghulu pemuda di surga?"

Disergah amirul mukminin yang mengangkatnya jadi hakim ternyata tak membuat Syuraih menjadi culas. Ia tetap teguh dengan pendiriannya. Dengan tegas ia berkata, "Saya sangat percaya engkau amirul mukmini dan anakmu Hasan tidak mungkin berdusta, tapi secara syariat anak tidak bisa dijadikan saksi perkara orang tuanya."

Lihatlah kisah keadilan orang beriman sekaliber Syuraih! Seperti dongeng, tapi itu nyata. Islam itu pasti adil jika diletakan sesuai syariat. Keadilan Syuraih itulah yang pada akhirnya jadi jalan hidayah pria Yahudi.

Ia akhirnya mengakui kalau baju besi di tangannya adalah milik Ali. Baju tersebut ia temukan tercecer di jalan. Selain mengakui baju milik Ali, ia juga langsung masuk Islam. Akhir mengharukan, Ali menghadiahkan baju besi itu untuk Yahudi yang telah masuk Islam. Lengkap dengan kudanya. Dengan baju besi dan kuda hadiah itilah diriwayatkan Yahudi Muslim maju ke medan perang dan akhirnya mendapat kemuliaan syahid. MasyaAllah!


Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru