riau24 Mau Jadi Wanita Sukses Berdagang Dan Kaya Raya Seperti Siti Khodijah, Lakukan 5 Hal Ini…. | Berita Riau
Minggu, 24 September 2017

TIPS

Mau Jadi Wanita Sukses Berdagang Dan Kaya Raya Seperti Siti Khodijah, Lakukan 5 Hal Ini….

0
ilustrasi/internet
Berita Riau -  Mau Jadi Wanita Sukses Berdagang Dan Kaya Raya Seperti Siti Khodijah, Lakukan 5 Hal Ini….
Riau24.com , Pekanbaru- Sudahkah engkau mengenal wanita berkarir yang sukses dalam agama islam? Pasti banyak yang mengenal dengan istri baginda kita Nabi Muhammad SAW, yang bernama Siti Khodijah. Istri yang pertama dan wanita pertama yang sukses di dalam karirnya.

Memang dalam kisahnya Siti Khodijah terlahir dari keluarga yang mampu, usahanya berada dibanyak teman, namun istri baginda ini tidak mau berdiam diri dan memfoya-foyakan usaha yang dirintis oleh keluarganya, seperti wanita yang ada di zaman ini.

Berikut ini 5 hal yang membuat bisnis perempuan terbaik di dunia menjadi sukses :

Mempunyai tingkat keimanan dan spiritualitas yang tinggi

Tingginya tingkat keimanan yang Khadijah punya merupakan hal terpenting di dalam memulai sebuah bisnis. Menurut para pakar psikologi pun hal tersebut sangat berpengaruh pada keberhasilan dan kesuksesan seseorang. Tidak bisa dipungkiri bahwa Khadijah mempunyai keimanan yang tinggi bahkan sebelum perintah kenabian Rasulullah SAW turun.

Khadijah telah memegang iman tauhid tanpa ternodai oleh berhala-berhala yang kala itu sedang populer. Jiwa yang bersih itulah merupakan rahasia kenapa Khadijah bisa berhasil, tanpa kekhawatiran berarti saat menjalani bisnisnya. Terbukti beliau disegani oleh masyarakat sekitar sebagai entrepreneur yang sukses.

Ketersediaan modal dan kecakapan dalam mengelolanya

Khadijah merupakan sesosok wanita kalangan Quraisy yang sangat disegani. Ayahnya merupakan pengusaha yang terkenal dengan kemuliaan akhlaknya. Selain karena Ayahnya, Khadijah juga mewarisi harta peninggalan dari almarhum suaminya yang dulu. Sehingga Khadijah mempunyai cukup modal dalam memulai usahanya. Khadijah sangat mahir dalam membelanjakan hartanya tersebut. Tentu keberhasilan dalam berbisnis tidak lepas dari kemampuan dalam mengelola modal yang telah tersedia.

Selain dari segi harta / uang, modal juga bisa didapatkan dari hal lain. Justru modal terpenting dalam memulai usaha adalah mentalitas entrepreneur yang sejati contohnya Nabi Muhammad SAW, walaupun beliau tidak mempunyai modal sebanyak Khadijah dalam berbisnis, beliau mempunyai karakter kuat seperti jujur, dapat dipercaya, dan akhlak yang mulia sehingga banyak yang segan dan memperhitungkan beliau dalam dunia bisnis.

Mau mendelegasikan pekerjaan

Salah satu mental entrepreneur sukses yang perlu kita asah adalah mau mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain, tentu kepada orang yang lebih ahli. Ada beberapa pebisnis yang tidak mau untuk menyerahkan beberapa pekerjaannya kepada orang lain walaupun ia merasa tidak berbakat dalam bidang tersebut, alih-alih ingin menjadi manusia super bisa atau ingin irit mungkin, akhirnya pekerjaan tersebut hasilnya mengecewakan bahkan bisa membuat bisnis kita merugi.

Pilihan bijaknya adalah kita membayar orang yang ahli untuk melakukan hal tersebut selain hasil yang di dapat kita juga bisa menghemat waktu dan melakukan pekerjaan lain yang lebih produktif. Dalam hal ini, Khadijah memberikan kepercayaan kepada Nabi Muhammad SAW untuk menjual barang dagangan miliknya. Khadijah memilih Nabi Muhammad SAW tentu tidak asal pilih, kepribadian yang jujur dan terpercaya itulah yang menjadi dasar keputusan Khadijah. Hingga beliau pun memilih Nabi Muhammad sebagai pendamping hidupnya bukan sekedar pendamping bisnisnya. (So sweet :3 )

Gemar menyedekahkan hartanya

Pada hakikatnya, harta yang kita sedekahkan itu akan kembali pada diri kita bahkan berkali lipat lebih banyak dan tentu akan menjadikan harta dari hasil bisnis kita berkah dan berkembang biak. Sebaliknya, orang yang enggan bersedekah dan menganggap sedekah adalah suatu hal yang bisa menyebabkan kebangkrutan maka siap-siap kebangkrutan menghampiri dirinya. Hehe.

Khadijah yang sejak dari kecil telah menjadi seorang hartawan rela tanpa pikir panjang menyedekahkan sebagian besar dari hartanya untuk orang-orang yang membutuhkan bahkan seluruh hartanya beliau lepaskan untuk perjuangan islam. Ada kewajiban yang musti ditunaikan dibalik harta kita 

Pandai dalam membaca peluang dan pasar

Berbeda dengan kebanyakan perempuan-perempuan kaya Quraisy saat itu yang membelanjakan hartanya hanya untuk bersenang-senang, Khadijah mampu membaca peluang agar harta beliau bisa dimanfaatkan secara produktif. Selain itu, beliau juga mampu membaca potensi pasar di sekitar.

Mekah pada waktu itu merupakan sangat strategis untuk dijadikan tempat perdagangan dan iklim usaha yang kondusif. Kemampuan beliau ini lah merupakan salah faktor pendukung larisnya barang dagangan beliau.

R24/adi


Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru