riau24 6 Kebiasaan Salah dalam Memasak Yang Dapat Bahayakan Kesehatan | Berita Riau
Rabu, 20 September 2017

Gaya Hidup

6 Kebiasaan Salah dalam Memasak Yang Dapat Bahayakan Kesehatan

0
ilustrasi
Berita Riau -  6 Kebiasaan Salah dalam Memasak Yang Dapat Bahayakan Kesehatan
Riau24.com - Memasak merupakan aktivitas yang rutin kita lakukan dalam mengolah makanan. Teknik memasak yang baik akan menghasilkan makanan yang lezat. Namun, ternyata menghasilkan masakan yang lezat saja tidak cukup, kita juga harus menghasilkan masakan yang sehat dan bermanfaat bagi tubuh.

Jika proses memasak tidak dilakukan dengan benar, protein dalam makanan bisa terdenaturasi atau kehilangan struktur karena panas. Selain itu, tehnik memasak yang salah juga malah menghasilkan senyawa dicarbonyls pada makanan yang menyebabkan mutasi sel dan pemicu kanker.

Oleh karena itu, sebelum mulai memasak makanan, Anda perlu mengetahui metode memasak yang lebih menyehatkan. Berikut beberapa panduan perihal metode memasak yang dilansir keluarga.com (14/9/2017), sehingga Anda pun dapat menghindari rusaknya makanan hanya karena cara memasak yang salah.

1. Jangan memanaskan minyak goreng terlalu panas

Idealnya panas yang dibutuhkan untuk memanaskan minyak goreng supaya siap untuk digunakan adalah berkisar antara 160-190◦C. Usahakan untuk tidak memanaskan minyak goreng lebih dari 200◦C. Hal ini ditujukan supaya zat-zat yang terkandung di dalam minyak goreng tidak cepat rusak yang akhirnya justru bersifat karsinogen, yaitu dapat menyebabkan kanker.


2. Jangan Gunakan minyak goreng yang sama berkali-kali

Sering dijumpai di warung-warung makan minyak yang digunakan untuk menggoreng telah digunakan selama beberapa kali, bahkan ada yang hingga puluhan kali demi menghemat biaya. Hindari melakukan hal ini karena minyak jelantah atau minyak bekas gorengan sebenarnya sangat tidak baik bagi kesehatan dan dapat mempengaruhi rasa dari masakan. Oleh karena itu, sebaiknya minyak goreng tidak digunakan untuk menggoreng lebih dari 3 kali dan segera buang bila baunya sudah berubah menjadi tengik, supaya masakan yang kita konsumsi tetap memiliki cita rasa dan tetap baik untuk kesehatan kita.


3. Jangan memasak sayuran terlalu lama

Sudah menjadi kebiasaan ibu-ibu di manapun bahwa sayuran harus dimasak hingga benar-benar matang dan empuk, akan tetapi kebiasaan tersebut ternyata salah besar karena sebenarnya vitamin yang terkandung di dalam sayuran sangat mudah rusak akibat panas sewaktu proses memasak, sehingga bagi mereka yang mengonsumsinya sebenarnya tidak mendapatkan manfaat apapun dari sayuran yang mereka makan. Oleh karena itu, sebaiknya sayuran tetap boleh dimasak tetapi tidak lebih dari 10 detik, meskipun teksturnya masih terasa keras yang terpenting adalah kandungan vitamin di dalam sayuran masih banyak dan kuman-kuman telah mati.


4 . Jangan terlalu sering menggunakan arang

Makanan yang diolah dengan cara dibakar menggunakan arang seperti sate, jagung bakar, steak, ikan bakar, tempe bakar, dan sebagainya memang sangat enak, akan tetapi ada bahaya mengintai yang perlu diwaspadai. Perlu diketahui bahwa arang kayu sebagai media untuk membakar memiliki dua senyawa karsinogenik yang sangat berbahaya bagi kesehatan, yaitu Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (PAH) dan Amina Heterosiklik (HCA), sehingga bila terlalu sering dikonsumsi maka dapat meningkatkan risiko terserang kanker usus.


5. Jangan terlalu sering membolak-balik masakan

Jangan terlalu sering membolak-balik masakan, tujuannya supaya tidak merusak teksur dan rasa dari masakan tersebut. Biarkan saja hingga matang merata atau bila perlu tutup rapat-rapat supaya aroma dan rasa tetap terjaga.


6. Jangan mencuci daging

Ada anggapan yang beredar di masyarakat bahwa selama ini supaya daging bersih sebelum diolah terlebih dahulu haruslah dicuci. Anggapan ini salah dan harus segera diubah, ketahuilah bahwa dengan mencuci daging maka akan memungkinkan bakteri-bakteri berbahaya yang ada di dalam air mentah yang digunakan untuk mencuci akan mencemari daging tersebut. Solusinya adalah pastikan membeli daging di tempat-tempat yang terjaga kebersihannya, tidak terpapar oleh udara terbuka, asap kendaran, debu dan terkena sinar matahari secara langsung. Bila daging jatuh atau kotor lebih baik rendam sejenak dalam air hangat dan bersihkan menggunakan lap atau tisu tebal. ***

Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru