riau24 Biadab, Jasad Bayi Rohingya Terdampar di Sungai, Diduga Ditembak Tentara Myanmar | Berita Riau
Rabu, 20 September 2017

Pembantaian Di Rohingya

Biadab, Jasad Bayi Rohingya Terdampar di Sungai, Diduga Ditembak Tentara Myanmar

0
Muslim Rohingya
Berita Riau -  Biadab, Jasad Bayi Rohingya Terdampar di Sungai, Diduga Ditembak Tentara Myanmar
Riau24.com - Sebuah video yang direkam dan dirilis media, Australia, ABC, menggambarkan kekejaman tentara Myanmar menimbulkan keprihatinan dunia internasional.

Dalam video tersebut, terlihat beberapa anggota sebuah keluarga telah berhasil sampai ke sisi Sungai Naf yang berada di Bangladesh. Namun, ada anggota keluarga lainnya yang putus asa sedang menarik jasad anak-anak yang tewas dari air sungai.

Para pengungsi menyatakan, jasad-jasad itu merupakan korban tindakan keras polisi Myanmar di wilayah perbatasan. Namun, klaim dan video tersebut belum bisa diverifikasi karena polisi Myanmar tindak memberikan konfirmasi.

Video itu juga diterima pemimpin masyarakat Rohingya, Anwar Sha, yang kini tinggal di Australia. Anwar telah kehilangan kontak dengan keluarganya sejak kekerasan terbaru pecah di negara bagian Rakhine atau Arakan 25 Agustus 2017 lalu.

”Saya mendengar salah satu saudara perempuan saya telah menyeberang ke Bangladesh, tapi dua saudara perempuan lainnya, saya belum pernah mendengar tentang mereka,” kata Anwar.

”Tidak ada kontak dengan mereka dan saya tidak tahu di mana mereka berada,” ujarnya. Selama dua minggu terakhir, dia telah menerima banyak video yang direkam oleh warga sipil Rohingya dan sejumlah wartawan.

Sebuah laporan dari para aktivis mengatakan bahwa pelanggaran HAM secara sistematis terhadap etnis Rohingya terjadi di Rakhine. Tindakan itu mendekati definisi genosida.

”Ada sekitar 30.000 orang yang terjebak di perbukitan jauh dari Bangladesh,” kata Anwar. ”Mereka tidak punya makanan, mereka tidak memiliki tempat berlindung. Mereka sekarat di sana,” ujarnya seperti dilansir sindonews (16/9).

”Begitu mereka mencoba keluar dari sana, kelompok demi kelompok, militer dan polisi menyerang mereka dan membantai mereka,” imbuh dia.***

Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru