riau24 KNPI Inhu Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana Bansos | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

KNPI Inhu Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana Bansos

0
Ketua KNPI Inhu, Supri Handayani, SE menyerahkan laporan dugaan penyelwengan dana Bansos
Berita Riau -  KNPI Inhu Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana Bansos
Inhu-Riau24.com-Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Indargiri Hulu (Inhu), Supri Handayani, SE melaporkan dugaan tindakan korupsi atas penyelewengan dana hibah yang diterima KNPI tahun 2014 ke Kejaksaan Negeri Rengat.

Kedatangan Ketua KNPI tersebut disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Rengat Teuku Rahman, SH, MH didampingi oleh Kasi Pidum dan Kasi Intel di aula Kejari Rengat Kamis (17/9/2015) tadi pagi.

"Temuan tersebut berasal dari laporan hasil korsup (Koordinasi dan Supervisi) pencegahan korupsi bidang APBD dan hibah/bansos pada pemkab Inhu TA 2014-2015 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau yang menerangkan bahwa terdapat ketidakcermatan Bagian Kesra Setda dalam melakukan evaluasi dokumen proposal hibah uang." terang Supri Handayani.

Dilanjutkannya, bahwa dari laporan korsup ini diketahui bahwa telah terjadi penyalahgunaan terhadap pengajuan proposal dan pencairan dana hibah tersebut.

"Kita tidak melaporkan siapa, tapi meminta kepada pihak Kejari Rengat untuk melakukan pemeriksaan secara intens terhadap laporan yang telah diberikan BPKP Riau kepada pejabat Bupati Inhu, dan disini saya sebagai ketua KNPI memastikan bahwa tidak ada satupun pengurus DPD KNPI Inhu menerima dana hibah tahun 2014 dan juga tidak mengajukan proposal di tahun 2015 untuk bantuan dana hibah tersebut," tambahnya.

Sementara itu Kajari Rengat Teuku Rahman menjelaskan bahwa dengan diterimanya laporan ini, pihaknya akan segera menindaklanjuti permasalahan ini. "Secara resmi kita sudah menerima laporan ini, kita akan pelajari dulu secara mendetail laporan yang disampaikan. Berkemungkinan besar dari 26 penerima dana hibah ini banyak LSM ataupun Ormas yang bernasib sama seperti KNPI, untuk itu kami minta waktu tapi secepatnya akan kita kerjakan." terang Teuku.

Dengan kejadian ini diharapkan agar pihak- pihak tertentu tidak memanfaatkan LSM ataupun Ormas yang isinya adalah Pemuda dan generasi muda, agar tidak gampang untuk diexploitasi, dimanfaatkan oleh oknum yang ingin memperkaya diri sendiri ataupun golongan. R24/mrd/toni
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru