riau24 Direktur Scale Up: Jangan Jual Tanah Ulayat Riau | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Tanah Ulayat

Direktur Scale Up: Jangan Jual Tanah Ulayat Riau

3
Direktur Scale Up: Jangan Jual Tanah Ulayat Riau
Berita Riau -  Direktur Scale Up: Jangan Jual Tanah Ulayat Riau
Pekanbaru, Riau24.comDirektur Eksekutif Scale Up, Herry Octavian mengingatkan para kaum adat tidak menjual tanah ulayat. Sebab tujuan reforma agraria selama pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)  untuk merealisasikan hak ulayat kepada masyarakat adat. 

 
Sebab menurut Direktur Eksekutif Scale Up, Herry Octavian tidak jarang dengan pengakuan tanah ulayat dimanfaatkan sejumlah oknum dengan menjual ke para pemodal.  Sehingga memicu konflik agraria. 

 
"Kalau tanah ulayat masuk kawasan hutan, sebaiknya masyarakat adat benar-benar melakukan aturan adat.  Jangan ada klaim ninik mamak lalu tanahnya dijual.  Jika dijual maka hilanglah kawasan adat yang berdaulat," sebut Harry,  Rabu 6 Desember 2017.

 
Sebab Provinsi Riau dengan ratusan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berdiri sangat rawan munculnya konflik.  

"Biasanya nanti ada orang berkepentingan (pemodal) nanti bermain dengan satu atau dua orang oknum adat. Untuk menjual tanah ulayat,  jangan seperti itu.  Karena ada komitmen pemerintah soal reforma agraria sebagai pengakuan tanah ulayat untuk dimanfaatkan masyarat adat," katanya. 
 
Herry juga nilai ketidak tegasan pemerintah terhadap pengelolaan wilayah dan hak masyarakat adat turut menimbulkan konflik. “Untuk itu perusahaan atau pemerintah daerah harus bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Bukan hanya asal ekspansi,” terangnya.

 
Scale Up sendiri mencatat konflik lahan di Provinsi Riau yang melibatkan perusahaan terbilang tinggi.  

"Paling tinggi Siak, Pelalawan,  Kuansing, dan Rohil ada juga.  Seperti ada gula ada semut.  Belum lagi banyak oknum bermain,  baik oknum pemerintah atau oknum perusahaan yang mencari keuntungan sebesar-besarnya. Sehingga mengabaikan dampak lingkungan, sosial dan masyarakat,” sebut Herry.

 
Scale Up sendiri hadir untuk menyelesaikan konflik dengan cara persuasif. “Kita selalu mediasi dengan cara verifikasi memastikan subjek dan objek yang bersengketa. Itu yang kemudian kita runut,  kita tidak mau terjebak dengan kepentingan kelompok tertentu.  Setelah itu baru kita lakukan mediasi,” sebut Herry.   (***)



R24/riki

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Id303
Kamis, 07 Desember 2017 23:28 wib
Sudah Terbukti! Hanya Bersama Kami ID303 Anda Bermain Untuk Menang :) Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga ! ada sabung ayam, togel online, judi bola, bola tangkas, casino dan slot Kunjungi www(titik)ID303(titik)com dan silahkan add pin bbm kami :7B3130BF ya Bos.. Minimal Deposit Rp.50.000 Minimal Withdraw Rp.50.000 Salam Jackpot ^^ Kunjungi SABUNG AYAM kami di www(titik)ID303(titik)com
Saniabolavita
Kamis, 07 Desember 2017 18:10 wib
Dapatkan FREECHIP sebesar Rp. 55.000 Hanya 100 Orang Pertama! Segera Daftar dan Hubungi kami Di : 855sm. com / bolavita. org / Bolavita. Net Bonus Cahsback 10% dan Bonus Harian 5% Cuma ada di Bola vita Pelayanan Terbaik, Costumer Servis Yang Ramah Dan Profesional Menang Berapapun Langsung Bayar! wechat : bolavita whats up : 6281377055002 BBM: D8C363CA (NEW)
Bolavita
Kamis, 07 Desember 2017 16:34 wib
Menangkan Uang Jutaan Rupiah Dengan Kami Sekarang Juga Proses Deposit, Withdraw & Pindah Dana Dalam Hitungan Menit Saja. Langsung Kunjungi Website www(titik)bolavita(titik)org Info, hubungi : BBM : D8C363CA / BOLAVITA (NEW) wechat : bolavita whatup : 6281377055002 Email : cs@bolavita .com
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru